![]() |
| Tersangka Alfian (tengah). | foto: lampost |
LAMPUNG TIMUR - Nahas nasib Sudirman (20), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Provinsi Lampung. Dia tewas setelah dihakimi massa puluhan warga di Desa Purwo Rejo, Kecamatan Pasir Sakti, karena diduga melakukan pembegalan, Sabtu (26/9/2015). Sementara rekan Sudirman, Alfian (20), juga warga Desa Negara Batin, kritis.
Kapolsek Pasir Sakti AKP Mashudi melalui Kanit Reskrim Bripka Bambang mengatakan, Sudirman dan Alfian jadi bulan-bulanan warga karena diduga telah melakukan perampasan (begal) sepeda motor milik Suyati (43) warga Dusun Pulau Waru, Desa Purwo Rejo, Kecamatan Pasir Sakti.
"Akibat amuk massa, Sudirman tewas di lokasi dan Alfian luka kritis. Saat ini sudah diamankan di Polres Lampung Timur," ujarnya, Senin (28/9/2015).
Sebelum kejadian, Suyati hendak pergi ke undangan di rumah kerabatnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BE-5914-PR. Sesampainya di jalan Tanggul VIII, Desa Purwo Rejo, korban dihadang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna purih.
Selanjutnya, pelaku yang berjumlah dua orang menghadang ibu paruh baya itu dan merampas sepeda motornya. Karena takut, korban tak melawan dan sepeda motor miliknya untuk dibawa pelaku. Suyati lalu berteriak minta tolong. Dalam hitungan menit para kuli padi yang ada di sekitar lokasi kejadian mengejar pelaku, seperti dilansir Lampost.
Diduga panik, motor korban ditinggalkan lalu kedua pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motornya. Di Desa Pasir Sakti, Kecamatan Pasir Sakti dua tersangka itu tertangkap warga dan dijadikan bulan-bulanan oleh puluhan massa.
"Setelah kami tiba di lokasi, kondisi kedua tersangka sudah tak berdaya, satu diantaranya yaitu Sudirman meninggal dunia, dan Alfian mengalami luka kritis, langsung kami membawanya ke Puskesmas untuk dilakukan perawatan pertama," kata Bripka Bambang. (*)
