![]() |
| Inilah bangunan Masjid baru Tolikara. (tempo) |
LAMPUNG ONLINE - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) batal meresmikan masjid di Tolikara, Papua, yang dibakar massa saat shalat Idul Fitri lalu. Peresmian yang telah terlebih dahulu dijadwalkan pada 23 September 2015 itu, JK diperintahkan Presiden Jokowi menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Pada tanggal itu, Wapres ditugaskan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat untuk acara PBB," kata juru bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, melalui pesan singkatnya, Senin (14/9/2015).
JK akan berbicara mengenai sejumlah isu, antara lain peran PBB pada usianya yang menginjak 70 tahun serta hasil Konferensi Penjaga Perdamaian yang dilaksanakan sebelum Sidang Umum. PBB, seperti dilansir Tempo
Masjid Tolikara itu berlokasi di lahan Markas Koramil 1702-11 Karubaga, Tolikara. Papua. Rencana itu bertepatan dengan sehari sebelum perayaan Idul Adha 1436 Hijriah, yang jatuh pada Kamis (24/9/2015).
Selain JK, berdasarkan rencana awal, seharusnya peresmian itu akan dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Perdagangan Thomas Lembong.
Pembangunan masjid itu baru rampung dibangun setelah peristiwa amuk massa pada Idul Fitri, 17 Juli lalu. Saat ini area masjid tersebut sudah bisa digunakan untuk kegiatan ibadah dan pemotongan hewan kurban. Alat pengeras suara juga sudah dapat dipergunakan dengan volume suara disesuaikan dengan lokasi serta jumlah anggota jemaah. (*)
