Notification

×

Dua JCH Indonesia Meninggal Akibat Alat Derek Jatuh di Makkah

12 September 2015 | 3:18 AM WIB Last Updated 2015-09-11T20:20:07Z

LAMPUNG ONLINE - Untuk saat ini, jumlah jamaah calon haji (JCH) Indonesia yang meninggal akibat alat derek (crane) jatuh di Makkah, Arab Saudi bertambah satu orang. Hingga kini korban meninggal berjumlah dua orang.

"Korban jiwa (asal Indonesia) ada dua orang," jelas Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin di RS Al Noor, Jumat (11/9/2015).

Korban pertama adalah Masnauli Hasibuan dari Kloter 09/MES. Untuk diketahui Kloter 09/MES adalah embarkasi Medan.

Korban kedua adalah Siti Rasmi Darmini dari Kloter 3/JKS. Untuk diketahui kloter 3/JKS adalah embarkasi Jakarta.

Pemerintah Arab Saudi merilis jumlah korban tewas hingga saat ini mencapai 87 jemaah. Sementara korban luka mencapai 201 jemaah. Para korban tersebut adalah jamaah dari berbagai negara. 

Sebelumnya, sekura pukul 09.11 waktu setempat ribuan orang berduyun-duyun meninggalkan Masjidil Haram. Mereka usai menunaikan salat Isya di Baitullah, seperti dilansir Detik.

Tragedi crane jatuh yang terjadi di Masjidil Haram telah menimbulkan korban jiwa. Namun sepertinya pengelola Masjidil Haram bergerak cepat untuk membersihkan lokasi kejadian.

Dalam tayangan langsung tv Makkah, Jumat, usai shalat maghrib jamaah kembali melakukan thawaf dan sa'i.

Dari siaran tv itu pula terlihat jemaah haji berlindung di Masjid Abdullah dan tempat sa'i saat badai menerjang. Mereka duduk-duduk sambil menunggu badai reda.

"Keluarga jamaah tidak perlu panik karena ditangani oleh profesional," kata Lukman Hakim Saifuddin. (*)