![]() |
| (foto: istimewa) |
LAMPUNG - Sejumlah pengunjung mengeluhkan mahalnya harga tiket masuk Lampung Fair 2015 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Mereka mengharapkan harga tiket dapat diturunkan agar lebih terjangkau, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.
"Harga tiket masuk Rp15 ribu masih kemahalan untuk sekadar pesta rakyat dan tidak sesuai dengan konsep pesta rakyat itu," kata Ahmad Baskoro (45), salah seorang pengunjung Lampung Fair 2015, Selasa (8/9/2015).
Dia mengatakan, harusnya konsep yang diusung adalah untuk pesta rakyat, sehingga semestinya harga yang ditawarkan bisa lebih murah. Selain itu, biaya parkir di sekitar arena Lampung Fair itu juga tinggi.
Warga Lampung Selatan ini mengungkapkan, saat berkunjung dia minimal harus membawa uang Rp100 ribu untuk masuk ke Lampung Fair bersama dengan keluarga.
"Jika membawa sepeda motor dikenakan biaya tambahan Rp5.000 per motornya," ujar Ahmad.
Keluhan serupa disampaikan Wagiman (49), warga Bandar Lampung. Menurutnya, tahun ini dia enggan menonton pesta rakyat tersebut, di tengah kondisi ekonomi yang lagi sulit. Daripada uang untuk membeli tiket masuk, lebih baik untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya.
"Saya sempat datang, tetapi karena harga tiket tinggi, saya urungkan untuk masuk ke sana," tukasnya.
Pratama, warga lainnya yang hadir bersama pasangannya pun mengaku terpaksa memasuki arena tersebut, karena ingin melihat dan mencari barang keperluan keluarga, seperti dilansir Majalahkartini.
"Ingin melihat siapa tahu ada keperluan rumah tangga yang murah dijual di arena pameran ini," kata dia.
Gubernur Lampung Ridho Ficardo sudah meminta kepada panitia agar melakukan evaluasi harga tiket masuk Lampung Fair.
"Konsep Lampung Fair adalah pesta rakyat, acara ini dahulu merupakan pameran pembangunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan. Diharapkan harga tiket masuk tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang," kata dia. (*)
