Notification

×

Korem Serahkan 72 Senpi Rakitan dan Narkoba ke Polda Lampung

08 September 2015 | 9:06 PM WIB Last Updated 2015-09-08T14:08:53Z
Kapolda Lampung Brigjen Pol. Edward Syah Pernong (kiri) serta Danrem 043 Gatam, Kolonel. Joko Putranto saat memeriksa senpi rakitan. (ist)

LAMPUNG - Komandan Korem (Danrem) 043 Gatam, Kolonel. Joko Putranto menyerahkan 72 senjata api rakitan, 28 butir peluru, 0,5 Kg mesiu dan 7 kilogram narkoba jenis ganja, kepada Kapolda Lampung Brigjen Pol. Edward Syah Pernong, di Polda Lampung, Selasa (8/9/2015).

Danrem 043 Gatam Kolonel  Joko Putranto mengatakan, senjata api yang diserahkan tersebut terdiri dari, 46 pucuk jenis pistol, 26 pucuk jenis laras panjang.

Senjata-senjata itu berasal beberapa kabupaten di Lampung, di antaranya Tanggamus, Pesawaran dan Lampung Tengah. Barang-barang terlarang itu merupakan hasil penyerahan masyarakat secara sukarela ke Koramil dan Kodim.

“Saat menyerahkan senjata mereka mengatakan, senjata laras panjang digunakan masyarakat untuk berburu dan untuk jenis pistol digunakan untuk menjaga diri,” jelasnya Danrem Joko.

“Hal yang ditakutkan, senjata-senjata itu jatuh ke tangan orang jahat dan dalam konflik sosial,” imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, bila memiliki senjata api agar segera menyerahkan senjata api secara sukarela.

Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Edward Syah Pernong membenarkan jika pihaknya telah menerima senjata api rakitan sebanyak 72 pucuk, 28 peluru dan 0,5 Kg mesiu. 

“Untuk narkotika jenis ganja, akan diserahkan dan ditangani bagian Direktorat Narkoba Polda Lampung,” katanya.

Mengenai senjata api, sebelumnya juga pihaknya telah melakukan pemusnahan sebanyak 900 pucuk dan terus melakukan penekanan terhadap pembuatan dan peredarannya.

“Oleh karena itu, jika ada masyarakat yang menyimpan atau memiliki senjata api ilegal. Dan tidak mau menyerahkan secara sukarela akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan UU darurat No.12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak,” ungkap Kapolda Edward.

Sementara, Komisioner Kompolnas Drs. Edi Saputra Hasibuan MH yang menyaksikan penyerahan 72 senjata api mengatakan, senjata api rakitan sepertinya sudah menjadi home industry. Berdasarkan senjata api yang diserahkan, banyak senjata api rakitan, seperti dilansir Poskotanews

Untuk pembuatan di Lampung sepertinya sudah sangat minim. Disinyalir senjata api rakitan tersebut banyak dibuat di daerah Sumatera Selatan.

“Meski demikian, pihaknya berharap kepada aparat kepolisian untuk bisa mengungkap dan membongkar serta memberantas pembuatan dan peredarannya, karena ini merupakan kewajibannya Polri untuk mengungkapnya apalagi dengan adanya pihak TNI yang ikut membantu agar tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di Lampung,” jelas Edi. (*)