Notification

×

Minim Info, Polisi Kesulitan Lacak Pengedar Senpi Lampung

16 September 2015 | 3:49 PM WIB Last Updated 2015-09-16T08:50:13Z
Inilah senpi revolver rakitan yang diedarkan  jaringan pengedar asal Lampung. (foto: wartakota)

LAMPUNG ONLINE - Jaringan pengedar senjata api (Senpi) asal Lampung belum bisa dideteksi aparat kepolisian, karena hanya punya sedikit informasi soal jaringan ini. Padahal senpi ilegal yang diedarkan jaringan pengedar asal Lampung ini sudah menyebar kemana-mana.

Pemakainya pun beragam, mulai dari kelompok kejahatan asal Lampung, maupun kelompok-kelompok kejahatan lainnya.

Terakhir, Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus kawanan perampok spesialis truk yang lagi-lagi menggunakan senpi jenis Revolver, yang diedarkan kelompok pengedar senpi asal Lampung. Kelompok ini memegang 1 senpi Revolver rakitan.

"Kelompok pengedar senpi Lampung ini tak membuat senpi. Mereka mengambilnya dari Cipacing," ucap Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum. Polda Metro Jaya, Komisaris Handik Zusen ketika dihubungi, Rabu (16/9/2015).

Ciri khas senpi revolver yang diedarkan kelompok Lampung, yakni buatannya rapih dengan logam yang sudah divernis mengkilap, terutama di bagian rumah peluru. Kemudian gagangnya berbentuk panjang dan dilapisi kayu mengkilap.

Senpi ini bisa diisi oleh 6 peluru sekaligus, tetapi tak otomatis. Setiap habis menembak, penembak mesti memutar rumah peluru, baru kemudian bisa mulai menembak lagi. Senpi ini tak memiliki ulir di larasnya, sehingga peluru tak akan terarah saat ditembakkan. Harganya antara Rp 3 Juta - Rp 5 Juta.

Sebelumnya, sejak awal Januari 2015 sampai bulan September 2015, Polisi sudah meringkus 10 kelompok kejahatan yang memakai Senpi dengan bentuk seperti itu.

Handik mengatakan, salah satu kesulitannya, para penjahat membeli Senpi itu dengan bantuan perantara. Dimana setelah transaksi terjadi, orang-orang itu kemudian berganti nomor ponsel.

Kemudian cara pembelian pun beragam. Ada yang lewat perantara di Jakarta dimana kemudian perantara di Jakarta yang menyerahkan Senpi ke pembeli. Ada pula yang perantaranya menyuruh pembelinya mengambil ke Lampung dimana disana bertemu dengan kurir lagi, seperti dilansir Wartakota.

"Tertutup sekali jaringannya," kata Handik. Terakhir, pihaknya mendeteksi sebuah nama besar di Lampung terkait peredaran Senpi revolver rakitan ini.

Orang itu dikenal dengan nama Budi 'Jabung'. Diduga sebagian besar orderan Senpi revolver rakitan ke Kelompok pengedar Senpi Lampung akhirnya bermuara ke lelaki itu. Namun Polisi meyakini ada banyak kelompok Pengedar Senpi asal Lampung ini. (*)