![]() |
| Air bersih yang dibawa para siswa SD di Bandar Lampung. (Viva) |
BANDAR LAMPUNG - Akibat kemarau, sebuah sekolah dasar (SD) di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, meminta para siswanya untuk membawa air bersih setiap hari ke sekolah. Hal ini ini dilakukan guna membantu krisis air di sekolah tersebut, sejak musim panas melanda Lampung.
"Disuruh wali kelas karena sering nggak ada air untuk ke kamar kecil," ujar seorang siswa SDN 3 Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, Raisya Ramadhania, Rabu (9/9/2015).
Air yang dibawa para siswa umumnya ditaruh di dalam kemasan botol plastik. Nantinya, air-air ini akan digunakan untuk keperluan mandi cuci kakus para siswa atau aktivitas tanam tumbuh di sekolah itu.
Kepala SDN 2 Perumnas Way Halim, Siti Marhumah, mengatakan, kebijakan itu diambil untuk menyiasati kondisi sumur di sekolah mereka yang sudah mengering.
"Sifatnya sukarela. SD kita kan SD BS (bersih sehat), jadi untuk atasi kekeringan untuk tanam tumbuh di sekolah. Kalau air kita standby, cuma dibatasi takut sumurnya kering," jelasnya, seperti dilansir Viva.
Rencananya, kebijakan membawa air ini akan dilakukan hingga musim kemarau berakhir. (*)
