Notification

×

Penabrak Tersangka, Driver Go-Jek-Istri Dimakamkan di Lampung

16 September 2015 | 10:22 PM WIB Last Updated 2015-09-16T15:23:55Z
Budi (kiri) sopir Kopaja yang jadi tersangka. (okezone)

LAMPUNG ONLINE - Polda Metro Jaya resmi menetapkan tersangka terhadap Budi, sopir Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan yang menabrak pengemudi Go-Jek asal Lampung Gunawan (47) dan istrinya, Lilis Lestari (36) di Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

"Ya, sudah ditetapkan sebagai tersangka sopir Kopaja atas nama BW,"  kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal, di Jakarta, Rabu (16/9/2015) malam.

Menurutnya, Budi disangkakan telah melanggar Pasal Lalu Lintas hingga menyebabkan kematian seseorang dan juga menerobos jalur Transjakarta.

"Pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 yang menyebutkan kecelakaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia dengan ancaman diatas lima tahun penjara," tandasnya.

Gunawan dan Lilis akan dimakamkan di Lampung.

"Kita akan semayamkan korban ke Lampung," kata salah satu kerabat korban, Asep di lokasi.

Sebelumnya, kata dia, jasad Gunawan dan istrinya Lilis dibawa ke rumah sakit Fatmawati guna keperluan visum. Kemudian, keduanya dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan dishalatkan di Masjid Al Hikmah, seperti dilansir Okezone

"Kita shalatkan di sini nanti langsung ke Lampung," tukasnya.

Mukanya Sudah Pucat

Gunawan baru sebulan menjadi sopir ojek online itu.

"Dia baru sebulan jadi Go-Jek, Gunawan orang Lampung istrinya orang Sunda," kata Imel (30), salah satu tetangga korban ketika berbincang kepada wartawan di kediamannya.

Sebelum kejadian nahas tersebut, Imel sempat menegur Lilis Lestari dan juga Gunawan untuk menanyakan kabar keduanya.

"Tapi enggak dijawab diam aja mukanya sudah pucat," tambah dia.

Gilda, anak korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan siang tadi menangis histeris saat menyaksikan jasad kedua orangtuanya, Gunawan yang merupakan driver Go-Jek dan Lilis istrinya.

Dari pantauan di lokasi, Gilda yang baru datang dari pesantrennya di Cipanas tiba-tiba histeris melihat orangtuanya telah dikafani.

Gilda tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia hanya menangis dan mendengarkan keluarganya untuk ikhlas menerima kepergian orangtuanya. 

"Yang sabar ya sayang, nanti tinggal sama nenek," kata salah satu kerabat korban.

Gilda lalu menuju ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk melihat adiknya Ghiraldo Banu Saprizky yang kritis di rumah sakit akibat kecelakaan tersebut.

Sebelumnya, Gunawan dan Lilis merupakan pasangan suami istri yang tewas ditabrak Bus Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan di kawasan Warung Buncit.

Lilis, istri Gunawan yang sedang hamil 8 bulan menghembuskan nafas terakhirnya saat dirujuk ke Rumah Sakit GMC. Nyawanya tidak bisa tertolong karena mengalami pendarahan di bagian kepala dan kakinya patah. (*)