Notification

×

Penemuan Bong Dalam Mobil Cawabup Lampung Tengah Diselidiki

29 September 2015 | 10:47 AM WIB Last Updated 2015-09-29T03:48:30Z
Imam Suhadi (kedua dari kanan). | foto: gerindralampung

LAMPUNG TENGAH - Insiden kecelakaan tunggal yang dialami calon wakil bupati (Cawabup) Lampung Tengah nomor urut 3, Imam Suhadi yang berpasangan dengan calon bupati (Cabup) yang juga Ketua Gerindra Lampung, Gunadi Ibrahim, diindikasikan kecelakaan murni.

Hal itu dikatakan mantan Kapolres Lampung Tengah AKBP Kunto Prasetyo. Terkait penemuan bong, alat yang biasa digunakan untuk mengisap narkoba jebis sabu-sabu dan ditemukan di dalam mobil tersebut, masih diselidiki petugas. 

"Indikasi murni lakalantas, tes urine nanti kalaupun hasilnya negatif ya mungkin kami kembangkan lagi. Kalau positif akan kami telusuri lagi," kata Kunto, seperti dilansir Lampost, Selasa (29/9/2015).

Pada Senin (28/9/2015), menurut dia, pihaknya masih memproses untuk cek ulang urine dan pemeriksaan beberapa saksi. 

"Penemuan bong oleh masyarakat pada saat di TKP masih didalami, posisi ditemukan dalam keadaan apa dan di mana," kata Kunto Prasetyo yang baru saya menjabat sebagai Kabagbinops Roops Polda Sumatera Selatan. Kapolres Lampung Tengah diisi AKBP Dono Sembodo yang sebelumnya menjabat kapolres Lampung Barat.

Kunto membantah peristiwa itu ada indikasi persaingaan politik. Menurut dia, itu murni kecelakaan.

"Nuansa politis tidak ada, murni laka (kecelakaan). Kami masih menyelidiki kalau memang ada indikasi yang bersifat negatif," katanya.

Saat kejadian, kata Kunto, memang tidak ada pengawalan oleh anggota kepolisian, karena saat itu perintah yang diterima, personel menjaga di Bandar Jaya. Di dalam mobil tersebut hanya ada sopir, seorang kiyai, dan calon yang bersangkutan. 

"Kebetulan ada satu calon, ada dua personel yang mengawal. Pada saat itu perintah yang dilakukan tidak ada kegiatan di Anak Tuha, full di Bandar Jaya, jadi pengawal statis di Bandar Jaya karena kampanye sebenarnya di situ," jelas dia. (*)