![]() |
| Tiga anggota komplotan begal yang menembak mati anggota Brimob di Lampung. (ist) |
LAMPUNG - Kepala Biro Operasi Polda Lampung, Kombes Sahimin Zainudin membenarkan bahwa beberapa puluh tahun silam, Lampung dijuluki sarang begal. Namun, dia mengklaim untuk saat ini daerah tempatnya berdinas sudah aman dari para pelaku begal.
"Dua puluh tahun lalu memang banyak begal di Lampung. Mereka (pembegal) lari ke Lampung, karena ngumpet atau jadi tempat persembunyian mereka," ungkapnya di Markas Polda Lampung, Rabu (2/8/2015).
Menurutnya, di Lampung pemerintah daerah sengaja menyiapkan tempat khusus sebagai markas para pelaku tindak kejahatan, khususnya begal. Adapun daerah yang dijadikan tempat persembunyian begal yaitu Desa Negeri Ratu, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara.
Melihat masih maraknya pembegalan di beberapa daerah lain di Lampung, kepolisian daerah setempat terus meminimalisir kejahatan tersebut, dengan menangkap serta mengungkap para begal yang masih beraksi.
"Sebagian besar sudah kita ungkap jaringannya," ujarnya.
Senada dengan Suhaimin, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih pun tak memungkiri tindak kejahatan begal motor masih bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Sebab, para pelaku tidak jarang memanfaatkan kondisi kelengahan para korban.
"Kita mengimbau kepada warga kalau malam hari tidak ada lampu penerangan hindari, jangan sendiri. Di sini kan penerangannya (jalan) masih kurang, terus di kampung-kampung jalan masih gelap itu membuat bisa terjadi begal," tutur Sulis.
Tidak hanya itu, begal di Lampung juga tak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya. Selain faktor penerangan, penggunaan narkoba juga menjadi salah satu pemicunya, seeprti dilansir Merdeka.
"Kalau mereka bisa membunuh kan otomatis bisa gunakan narkoba. Kalau orang emosional tidak bisa ditahan kan kadang-kadang setelah diperiksa urinenya positif. Kan gitu. Ada yang terlibat narkoba terus membunuh seenaknya terbanyak indikasi disitu," imbuhnya.
"Jadilah polisi masing masing. Karena betul-betul kan anggota polisi sendiri juga dibegal, Brimob. Terus anggota Polres," pungkasnya. (*)
