Notification

×

Rhoma Irama Deklarasi Partai Idaman di Lampung

26 September 2015 | 9:30 PM WIB Last Updated 2015-09-26T23:09:56Z

LAMPUNG - Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) Rhoma Irama mendeklarasikan Partai Idaman di RM Luwes, Jalan KH Mas Mansyur, Rawalaut, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu (26/9/2015). 

Lampung adalah provinsi keenam yang langsung dideklarasikan Ketua Umum Rhoma Irama setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Dari 34 provinsi, Lampung adalah provinsi ke 6 yang dideklarsikan. Kami optimis Partai Idaman bisa memenuhi syarat verifikasi dan lolos sebagai salah satu kontestan pemilu," kata Sekjen Partai Idaman Ramdansyah. 

Sementara, Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) Rhoma Irama mengatakan alasannya mendirikan Partai Idaman karena kegelisahan dan keprihatinan atas nasib umat Islam di Indonesia. Menurut dia, mayoritas umat Islam Indonesia notabene adalah para pejuang terdepan dalam merebut kemerdekaan.

"Namun akhir-akhir ini nasibnya semakin termarjinalkan dalam bidang sosial, ekonomi, politik dan budaya. Padahal umat Islam paling berperan dalam kemajuanm bangsa ini," kata Rhoma Irama.

Dia mengungkapkan umat Islam saat ini dilanda dua hal penting yang harus segera dibenahi, yakni menderita penyakit Islam fobia di mana takut menunjukkan identitas Islam-nya, dan sebaliknya, non-Islam takut kepada Islam.

"Islam fobia timbul karena stigma negatif Islam yakni disebut sebagai agama teroris, antipluralis, dan intoleran," ujarnya di depan simpatisan.

Dia mencontohkan ketakutan non-Islam kepada penganut Islam seperti melakukan pengawasan superketat kepada orang yang memakai nama-nama Islam bila hendak ke luar negeri.

"Hal ini yang terjadi kepada umat Islam. Sebab itulah Partai Idaman ingin menampilkan partai yang rahmatan lil alamin. Jadi jelas Islam sangat pluralis, bukan teroris. Untuk itu dengan Partai Idaman ni saya bermunajat kepada Allah untuk membenahi semua ini," paparnya.

Rhoma menjelaskan alasan partainya menggunakan nama Partai Islam Aman Damai karena kini sudah tidak ada parpol yang memakai nama Islam, seperti dilansir Lampost

"Nama ini untuk menunjukkan identitas keislaman kita. Akan kita buktikan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang toleran, agama yang plural yang mengutamakan persatuan dan kesatuan. Sebab itu, kami mempunyai manifesto membangun Islam yang rahmatan lil alamin berdasar pada pancasilais," cetusnya. (*)