BANDAR LAMPUNG - Pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Telkom Indonesia, berupa pemasangan hostpot area untuk mengakses internet secara gratis, Senin (21/9/2015).
Juga penyerahan paket bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa 10 unit laptop dari Bank Syariah Mandiri, sekaligus penandatanganan prasasti renovasi asrama yang diselenggarakan di halaman sekolah tersebut.
Kepala Kanwil Agama Provinsi Lampung Suhaili mengatakan, kerjasama antara MAN 1 Bandar Lampung dengan PT Telkom dan Bank Syariah Mandiri ini merupakan bentuk inovasi yang akan terus ditingkatkan, sebagai salah satu wujud peningkatan kualitas dan mutu pendidikan madrasah.
Selain itu, lanjut dia, bentuk kerjasama antara MAN 1 dengan PT Telkom maupun dengan Bank Syariah Mandiri merupakan bentuk perluasan akses pendidikan,
"Kalau tidak ada inovasi, tidak ada yang baru, artinya perkembangan di madrasah berjalan stagnan dan tidak berkembang. Mereka mau menjalin hubungan kerjasama dengan madrasah tentunya juga memiliki pertimbangan dan kriteria sendiri, tidak semua bisa bergabung untuk diajak kerjasama," ujar Suhaili.
Dia berharap agar ke depan MAN 1 Bandar Lampung bisa mengoptimalkan fasilitas yang ada, serta mendidik siswa/siswi untuk mencintai ilmu dan teknologi yang dimanfaatkan bagi ilmu pengetahuan.
“Karena saat ini banyak teknologi disalah artikan, wifi atau internet dipakai untuk main game dan sebagainya,“ kata Suhaili .
Sementara, Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Antoni Iswantoro, menjelaskan, saat ini dari 1.239 siswa di MAN 1, asrama yang ada baru mampu menampung 200 pelajar madrasah khusus untuk jurusan agama.
"Ke depan, MAN 1 Bandar Lampung akan melakukan perluasan sekaligus mendorong madrasah berbasis internet, madrasah berbasis akademik dan madrasah berbasis ilmu pengetahuan alam (IPA)," jelasnya.
Selain internet, kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri berupa kartu pelajar siswa MAN 1 Bandar Lampung berfungsi sebagai kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yang bisa dimanfaatkan untuk menabung sekaligus untuk tarik tunai uang, seperti dilansir Lampost.
"Biasanya kartu sekaligus ATM ini untuk perguruan tinggi, tapi di MAN 1 Bandar Lampung sekarang sudah dipakai, karena kita melihat bahwa siswa/siswi kita saat ini 40 persen indekos. Jadi dengan cara ini akan lebih memudahkan mereka dalam melakukan transaksi," tutur Anton.
Pada kesempatan itu, MAN 1 Bandar Lampung juga menyerahkan bantuan siswa miskin (BSM) senilai Rp90 juta diberikan kepada 90 siswa kurang mampu dilingkungan madrasah. (*)
