Notification

×

PL Karaoke Cantik di Bandar Lampung Pakai Narkoba

02 October 2015 | 11:08 PM WIB Last Updated 2015-10-02T16:08:42Z
Aprilia Trijayanti (baju tahanan). | foto: tribunlampung

BANDAR LAMPUNG - Aparat hukum dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menangkap Aprilia Trijayanti (25) pemandu lagu (PL) freelance berparas cantik di tempat kosnya, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tanjungkarang Timur. Aprilia ditangkap karena memiliki dan menyimpan narkoba jenis ekstasi.

Kepala Unit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Inspektur Satu Herlan Arfa mengatakan, Aprilia ditangkap di tempat kos saat bersama teman lelakinya, Malik.

"Tersangka Aprilia ini bekerja sebagai pemandu lagu freelance," ujar Herlan kepada wartawan, Jumat (2/10/2015).

Di tempat kos itu, polisi menyita barang bukti berupa setengah butir pil ekstasi warna hijau muda dan setengah butir pil ekstasi warna merah muda. Polisi menyatakan ekstasi itu didapat Aprilia dari pengunjung tempat karaoke.

Herlan Arfa mengutarakan, malam hari sebelum tertangkap, Aprilia menemani seorang pengunjung tempat karaoke.

"Di tempat tersebut, pengunjung karaoke itu memberi Aprilia dua butir ekstasi," kata Herlan.

Aprilia lalu memakai setengah butir ekstasi warna hijau muda dan setengah butir ekstasi warna merah muda. Sisa ekstasi itu disimpan Aprilia. Usai karaoke, Aprilia pulang ke tempat kosnya membawa sisa ekstasi.

Aprilia mengaku sudah satu setengah tahun terakhir memakai ekstasi. Dia beralasan terjerumus ke dunia narkoba karena perceraian orangtuanya, seperti dilansir Tribunlampung.

"Namanya juga broken home jadi begini lah saya," ujar dia.

Aprilia mengutarakan dirinya bekerja sebagai pemandu lagu freelance. 

"Biasanya orang yang mau karaoke hubungi saya minta temenin," ujarnya. 

Aprilia menjalani pekerjaan ini sejak tahun 2009. Setiap menemani orang karaoke, Aprilia memasang tarif paling rendah Rp 600 ribu. Terkadang tamu karaoke yang ditemani Aprilia memberikan pil ekstasi. 

"Saya tidak tahu tamu karaoke itu mau pakai ekstasi apa tidak. Tahunya pas di tempat karaoke baru diajak on (mabuk ekstasi)," ucapnya. (*)