Notification

×

Sumpah Pemuda, Mahasiswa-Pemuda Lampung Aksi 28 Jam

29 October 2015 | 7:15 AM WIB Last Updated 2015-10-29T00:15:40Z
(ilustrasi/ist)

LAMPUNG - "Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2015 ini, Gerakan Mahasiswa Pembela Aspirasi Rakyat (GeMPAR) Lampung menggelar Aksi 28 Jam. Aksi dimulai pada 27 Oktober pukul 21.00 Wib hingga Kamis 29 Oktober pukul 1 Wib," kata Ramhat, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi dan aktivis GMNI Lampung, di Tugu Adipura Bandar Lampung, Rabu (28/10/2015).

Selain menyampaikan aspirasi, rangkaian aksi di antaranya musikalisasi puisi, renungan lilin, mimbar bebas, aksi teaterikal, dan penggalangan dana untuk korban asap.

GeMPAR Lampung dalam aksi ini mengusung 28 tuntutan, yakni tegakkan Pasal 33 Undang Undang Dasar 1945, laksanakan Trisakti seutuhnya, tangkap dan adili pembakar hutan dan lahan, nasionalisasi aset asing, tingkatkan kesejahteraan buruh, stop kabinet transaksional.

Selain itu, mereka mengimbau pemerintah tolak liberalisasi pendidikan, usut tuntas konflik agraria, wujudkan jaminan kesehatan gratis yang berkualitas bagi rakyat, berantas korupsi, stop kenaikan tarif dasar listrik, berantas mafia migas, dan wujudkan kedaulatan pangan.

Selanjutnya, berantas kriminalisasi di Lampung, bangun infrastruktur untuk kesejahteraan rakyat, tolak kenaikan harga BBM, bangun industri nasional. Tolak pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), hentikan impor buruh dari luar negeri, sediakan pupuk murah bagi petani, laksanakan Reforma Agraria, wujudkan pendidikan murah ilmiah dan demokratis, sediakan lapangan pekerjaan yang memadai dan cabut Undang Undang Outsource.

Tuntutan selanjutnya adalah cabut Undang Undang Migas, cabut UU PT Tahun 2003, usut tuntas kasus pelanggaran HAM di Indonesia, dan tolak Program Bela Negara, seperti dilansir Metrotvnews.

GeMPAR Lampung juga menggelar Diskusi Kepemudaan pada hari ini, di Graha Pena Radar Lampung, pukul 13.00 WIB. Hadir sejumlah panelis yakni Rismayanti Borthon (Ketua EW LMND Lampung), Asis Budi Santoso (Ketua Wilayah KAMMI Lampung), Anastasya (Ketua GMNI Bandarlampung), dan Wayan Adiyatma (Ketua PC KMHDI Bandarlampung). Diskusi bertema "Sumpah Pemuda, Momentum Mengembalikan Patriotisme Pemuda Indonesia." (*)