![]() |
| Joko Putranto (foto: ist) |
LAMPUNG - Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam (Gatam) Lampung, Kolonel (Inf) Joko Putranto mengakui ada prajurit TNI AD yang terkena narkoba di lingkungan Korem 043 Garuda Hitam.
Prajurit tersebut, kata dia, kini sedang diproses di Polisi Militer Angkatan Darat.
Prajurit tersebut, kata dia, kini sedang diproses di Polisi Militer Angkatan Darat.
Terkuaknya kasus ini berawal dari kecurigaan komandannya. Joko menceritakan, komandan satuannya melihat ada anggotanya yang tingkahnya tidak seperti prajurit.
“Prajurit itu lebih banyak ngantuk, tidak semangat. Setelah dicek urinenya positif narkoba,” ujar dia, Senin (14/12/2015).
Joko berjanji tidak akan menutupi apabila ada prajuritnya yang terlibat narkoba.
“Kita terbuka saja. Nanti juga akan diberitahu jika ada prajurit terlibat narkoba,” ucap Joko.
Joko memastikan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada prajurit yang terbukti terlibat narkoba. Sanksi itu, kata dia, bisa sampai pada sanksi pemecatan, seperti dilansir Tribunlampung.
“Tidak ada ampun bagi prajurit yang terlibat narkoba. Sanksinya bisa dipecat,” ujar dia.
Salah satu upaya mencegah peredaran narkoba di lingkungan TNI, menurut Joko, dengan mengadakan tes urine. Joko menuturkan, tes urine ini akan dilakukan secara periodik dengan waktu yang tidak ditentukan.
Apabila pada tes urine gelombang pertama ini, ada prajurit positif narkoba, Joko mengatakan, akan dilakukan upaya pembinaan.
Apabila dalam masa pembinaan tidak ada perubahan, maka prajurit tersebut akan dipecat. (*/fik)
