Notification

×

Pakar Bahasa Indonesia Yus Badudu Meninggal Dunia

13 March 2016 | 4:08 PM WIB Last Updated 2016-03-13T11:01:13Z
Jusuf Sjarif Badudu

LAMPUNG ONLINE - Pakar Bahasa Indonesia Jusuf Sjarif Badudu yang lebih dikenal sebagai JS Badudu atau Yus Badudu meninggal dunia, Sabtu (12/3/2016). Badudu berpulang pada usia 89 tahun.

"Telah berpulang dalam damai pada pukul 22.10 di Rumah Sakit Hasan Sadikin," kata cucu JS Badudu, Ananda Badudum melalui pesan pendek, 12 Maret 2016.

Menurut Ananda, kakeknya meninggalkan sembilan anak, sembilan menantu, 23 cucu, dan dua cicit. 

"Keluarga belum memastikan kapan dan di mana jenazah akan disemayamkan," ujar Ananda di akun media sosialnya.

JS Badudu lahir di Gorontalo pada 19 Maret 1926. Ia adalah guru besar linguistik di Universitas Padjadjaran Bandung. 

Badudu dikenal luas sebagai pembawa acara Pembinaan Bahasa Indonesia (1974-1979) di TVRI. Ia juga menyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. 

Tidak ada kata-kata terakhir yang diucapkan Prof Dr H Jusuf Sjarif Badudu atau yang lebih di kenal dengan nama Yus Badudu menjelang wafatnya pada keluarganya. 

Sebab satu tahun terakhir, pakar linguistik Indonesia itu sudah pikun dan kurang pendengaran.

"Satu tahun terakhir, bapak sudah jarang berkomunikasi. Beliau sudah pikun dan juga kurang pendengarannya," ujar putera ketiga Yus Badudu, Chandra Badudu saat ditemui di sela-sela prosesi pelepasan Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/3/2016).


JS Badudu dimakamkan secara militer. (foto: ist)

JS Badudu meninggal di usianya yang hendak genap 90 tahun pada pekan depan. Ia menyusul istrinya, Eva Hendriete Alma yang baru meninggal dua bulan lalu, tepatnya 16 Januari 2016.

"Keduanya sudah menikah 62 tahun lebih. Mei tahun lalu itu pernikahan mereka ke-62," ujar Chandra Badudu, putera ketiga dari sembilan anak yang dimiliki Yus Badudu.

Di matanya, hubungan kedua orangtuanya harmonis. Meski setahun terakhir, ayahnya sudah pikun dan kurang pendengaran, tidak membuat hubungan keduanya berubah.

Yus Badudu meninggal Sabtu malam pukul 22.10 WIB, setelah dirawat satu hari di RSHS. "Beliau memang sudah tua, sudah banyak yang kerasa. Jadi ya meninggal karena memang waktunya," ujarnya. Selamat jalan... (dbs)