![]() |
| Pengukuhan Prof. Dr. Karomani (foto: RRI) |
LAMPUNG - Pihak Univesitas Lampung (Unila) kembali mengukuhkan guru besar, Selasa (1/3/2016). Prof. Dr. Karomani dikukuhkan menjadi guru besar bidang ilmu komunikasi sosial. Dalam orasi ilmiahnya, Karomani menyoroti tentang konflik antar etnik dan ras di seluruh nusantara.
"Konflik berbau etnik dan ras tersebut terjadi antara lain karena adanya perbedaan aspek budaya. Dengan adanya perbedaan itu seringkali memunculkan prasangka buruk antar etnik. Hingga saat ini masih sering terjadi muncul prasangka antar etnik di Indonesia," ujarnya.
Namun guru besar bidang ilmu komunikasi sosial ini juga mengakui, konflik yang muncul di tengah masyarakat tidak hanya terjadi karena adanya perbedaan aspek budaya, melainkan juga dapat timbul karena adanya faktor sosial, ekonomi dan politik.
Terkait hal itu, Karomani berharap orasi ilmiah tersebut dapat menjadi refleksi untuk kajian penelitian komunikasi antar budaya di Provinsi Lampung, seperti dilansir laman RRI.
"Dalam masyarakat multietnik seringkali terjadi konflik antar etnik yang antara lain disebabkan adanya perbedaan aspek budaya, sehingga seringkali memunculkan prasangka buruk antar etnik," ungkapnya
Agar keharmonisan di tengah masyarakat tetap terjalin, menurut Karomani, masyarakat harus dapat menjadi insan yang berbudaya, saling toleransi serta meningkatkan pemahaman di tengah keberagaman.
Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Karomani menjadi guru besar bidang ilmu komunikasi sosial, maka saat ini total jumlah guru besar yang dimiliki Universitas Lampung mencapai 60 orang. (*)
