Notification

×

Susul Bapak, Anak Tenggelam di Pantai Pesisir Barat Lampung Ditemukan Tewas

06 May 2022 | 10:11 PM WIB Last Updated 2022-05-07T09:23:54Z

Tim SAR evakuasi jenazah bocah 9 tahun yang tewas tenggelam di Pantai Walur, Pesisir Barat, Jumat (6/5/2022). (Foto: Dok Basarnas Lampung)

Pesisir Barat - Menyusul sang bapak ke alam baqa, anak perempuan berusia 9 tahun yang hanyut dan tenggelam di Pantai Walur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung ditemukan meninggal, Jumat (6/5/2022) pukul 14.20 WIB.

Jasad Zhafira, warga Tangerang, Banten, ditemukan Tim SAR gabungan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Jumaril.

Dijelaskan, kejadian berawal saat Zhafira bersama keluarganya berenang di Pantai Walur pada Rabu (4/5/2022) pukul 16.30 WIB.

Saat berenang, korban terbawa arus. Melihat itu, sang bapak, Rahmat Budi Priyono (43) berusaha menolong anaknya. Namun dia ikut terbawa arus.

"Rahmat berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit. Namun ketika sampai, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Jumaril.

Basarnas Lampung mengerahkan personel rescuer Pos SAR Tanggamus untuk melakukan pencarian Zhafira.

Proses pencarian baru dimulai pada Kamis (5/5/2022). Tim dibagi menjadi dua regu.

Regu pertama melakukan pencarian menggunakan perahu karet. Regu kedua mencari dengan perahu nelayan.

"Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB, karena kondisi hujan deras dan hasil pencarian pada hari itu masih nihil," ujar Jumaril, dilansir Suaralampung.id.

Pencarian korban kembali dilakukan tim SAR gabungan pada Jumat ini mulai pukul 07.00 WIB.

Tim gabungan dibagi menjadi tiga regu. Regu 1 melakukan pencarian dengan menyisir bibir pantai sepanjang 5 km dari lokasi kejadian.

Lalu, Regu 2 melaksanakan pencarian dengan menggunakan perahu karet Basarnas, dengan area pencarian 12 km.

Sedangkan Regu 3 melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan dengan area pencarian radius 25 km.

"Pada pukul 14.20 WIB korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Jumaril. (*)