Notification

×

Waspada! Pesisir Bandar Lampung Banjir Rob, BMKG: Diperkirakan hingga 21 Mei 2022

17 May 2022 | 4:30 PM WIB Last Updated 2022-06-06T08:22:32Z

Pesisir Bandar Lampung Dilanda Banjir Rob, Diperkirakan hingga 21 Mei 2022 (Foto: Istimewa)


BANDAR LAMPUNG - Wilayah pesisir Bandar Lampung dilanda banjir rob pada Selasa (17/5/2022) pagi.


Sejumlah lokasi yang dilanda banjir rob yakni di jalan Telukbone atau Cungkeng, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur, dan juga kawasan sentra pengolahan ikan asin, Pulau Pasaran.


Septian, warga setempat, mengatakan, air laut mulai pasang pada pukul 06.00 WIB dan mulai memasuki belasan pemukiman warga, bahkan hingga ke jalan raya.


"Pagi itu, tingginya sekitar 10-15 cm. Nah, kalau deket laut itu malah lebih tinggi," ujarnya.


Fasilitas seperti lapangan pun tergenang air. Para pelajar yang akan berangkat sekolah harus melepaskan sepatunya agar tidak kebasahan.


"Anak-anak sekolah pada berangkat tadi meski kebasahan," jelas Septian, dilansir Suaralampung.id.


Menurutnya, air mulai surut sekira pukul 09.00 WIB.


"Antisipasi kita, barang-barang dinaikkan ke tempat lebih tinggi, jaga-jaga kalau banjir rob lagi," ungkap Septian.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Panjang telah mengeluarkan imbauan kepada warga yang tinggal di sekitar wilayah pesisir Bandar Lampung, untuk waspada jika ada banjir rob.


Forecaster BMKG Stasiun Maritim Panjang, Rifki Arif mengatakan, banjir rob tersebut diperkirakan akan terus terjadi periode 16 hingga 21 Mei 2022, dengan rerata ketinggian air laut 1,6 meter.


"Kemungkinan, puncak rob ini biasa terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 10.00. Maka dari itu, kami minta masyarakat bisa mewaspadai potensi bencana ini," imbaunya.


Dijelaskan, penyebab banjir rob karena disebabkan fase perigee atau jarak terdekat bumi-bulan.


Kemudian disertai faktor meteorologis lain seperti angin kencang mencapai 20 knots dan tinggi gelombang meningkat di wilayah Teluk Lampung dan sekitarnya.


Untuk beberapa hari ke depan, BMKG juga menyebutkan, angin diperkirakan bakal bertiup dari Timur-Selatan dengan kecepatan maksimum dapat mencapai 20 knot, serta pasang maksimum mencapai 1.6 meter.


"Kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Bandar Lampung agar waspada. Jika keadaan air semakin naik, dimohon untuk memberikan laporan ke BMKG dan hindari mendekat ke laut hingga rob surut," kata Rifki. (*)