Notification

×

IPW soal Jenderal Bintang Satu 'Gerilya'' di Sidang Sambo: Memang Ada

26 January 2023 | 10:55 PM WIB Last Updated 2023-01-27T16:18:29Z
 Sugeng Teguh Santoso (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Menkopolhukam Mahfud MD mengetahui soal 'gerilya' sosok jenderal bintang satu atau brigadir jenderal untuk mempengaruhi vonis Ferdy Sambo cs, dalam kasus pembunuhan brigadir Yosua Hutabarat.


Indonesia Police Watch (IPW) pun mengaku sudah mengetahui informasi tersebut.


“Indonesia Police Watch (IPW) memiliki informasi sebetulnya, memang ada,,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dalamm dialog Satu Meja The Forum edisi Di Balik Skenario Jelang Vonis Sambo, dilansir Kompas.tv.


Bahkan menurut Sugeng, IPW sudah memiliki informasi tersebut, jauh sebelumnya.


“Jadi, saat Sambo ditetapkan sebaga tersangka, saya mendengar informasi, ada upaya juga, karena Sambo ini memahami proses, setelah tersangka pasti penuntutan dan pengadilan,” ujarnya.


Sebelumnya, Mahfud MD melihat gelagat adanya gerakan untuk memengaruhi vonis pada terdakwa Ferdy Sambo dan kawan-kawan di kasus pembunuhan Brigadir J.


Mahfud MD bahkan menyebut ‘gerakan bawah tanah’ tersebut dengan istilah gerilya, yang meminta Sambo dihukum ringan. Bahkan ada yang meminta bekas Kadiv Propam Polri itu dibebaskan. (*)