![]() |
| Jasad Arif (20) warga Lampung Timur yang tenggelam saat memancing di Sungai Kuala Penet, Minggu (8/1/2023). (Foto: Dok. Basarnas Lampung) |
LAMPUNG TIMUR - Setelah lima hari dilakukan pencarian akibat tenggelam, jasad pemancing di Lampung ditemukan, Ahad (8/1/2023)
Arif (20), warga Desa Srimulya Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur tenggelam akibat sampannya bocor di tengah sungai.
Koordinator Pos SAR Bakauheni, Febri Yanda, mengatakan korban dinyatakan hilang setelah dilaporkan tenggelam saat memancing di Sungai Kuala Penet, Lampung Timur pada Rabu (4/1) dini hari.
"Korban sudah ditemukan Minggu siang dalam keadaan meninggal dunia," kata Febri, Ahad sore.
Peristiwa berawal saat korban bersama dua rekannya memancing ikan di area tepi Sungai Kuala Penet pada Rabu dini hari.
Korban kemudian menaiki sampan untuk memancing di bagian tengah sungai. Namun begitu sampai di tengah sungai, ternyata sampan tersebut bocor dan tenggelam.
"Korban panik dan seketika lompat dari sampan," kata Febri, dilansir Kompas.
Ternyata korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam. Kedua rekan korban sempat mencari, namun tidak menemukannya.
Setelah mendapat laporan orang tenggelam, Pos SAR Bakauheni melakukan pencarian dengan membentuk tiga SRU (SAE Rescue Unit) untuk tiga area penelusuran.
SRU I melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan menuju ke arah Utara muara sungai dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas.
Sementara itu SRU II menggunakan perahu karet milik Pol Airud Polres Lampung Timur melaksanakan penyisiran dari lokasi kejadian menuju ke arah Selatan muara sungai.
"SRU III menggunakan kapal C-3 Pol Airud Polres Lampung Timur yg di fokuskan di aliran sungai," kata Febri.
Setelah lima hari melakukan pencarian, jasad korban ditemukan di titik yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
"Selanjutnya korban diserahkan kepada aparat Desa Sadar Sriwijaya untuk langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Febri. (*)
