Notification

×

Kapolres Lampung Utara Klaim Pencuri Ternak Tewas Tidak Wajar Sempat Tembak Polisi

01 February 2023 | 10:46 PM WIB Last Updated 2023-02-11T08:44:51Z
Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail (Foto: Istimewa)

LAMPUNG UTARA - Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail, menanggapi kecurigaan keluarga Firullazi, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, terduga pencurian hewan ternak yang tewas ditembak polisi. 


Sebelum tewas, kapolres mengklaim jika Firulazi sempat menembak polisi dengan senjata api yang disembunyikannya.


Menurut Kurniawan, Firullazi menyimpan senjata api rakitan jenis revolver.


"Setelah dilakukan penangkapan, anggota kemudian langsung bergerak untuk melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya. Namun di dalam perjalanan, secara tiba-tiba dia (Firullazi) melawan dan mengeluarkan senjata api," kata kapolres, Selasa (31/1/2023).


Meski begitu, Kurniawan belum mengetahui dari mana asal senjata Firullazi tersebut.


"Tersangka sempat melepaskan satu kali tembakan ke arah anggota. Beruntung peluru tersebut tidak mengenai anggota yang bertugas," ungkapnya, dilansir detikcom.


"Kami belum mengetahui, karena senjata itu ada pada tersangka usai kami lakukan pengembangan ke beberapa TKP," tambahnya.


Kurniawan memastikan pihaknya telah menjalankan prosedur penangkapan sesuai dengan standar operasional.


Sebelumnya, keluarga Firullazi menyatakan tidak terima atas kematiannya. Keluarga mengatakan Firullazi dalam keadaan sehat saat dilakukan penangkapan.


Hal itu diaminkan Kanit Reskrim Polsek Indralaya, Ipda Agus Akbar yang memastikan jika Firullazi ditangkap dalam kondisi sehat.


"Anggota (polisi) Lampung datang ke sini (Polsek Indralaya) minta didampingi. Kita cuma mendampingi. Ya, kita (ikut) dampingi mengamankan situasi," kata Ipda Agus, Senin (30/1/2023).


Dijelaskan Agus, saat anggota polisi dari Lampung hendak melakukan penangkapan di Indralaya, Ogan Ilir, Sumsel, pihaknya hanya mendampingi untuk mengamankan situasi lokasi rumah FRZ, agar tak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. (*)