Notification

×

Usai Dikunjungi Dua WNA, Toko Perhiasan di Lampung Kehilangan Emas 46 Gram

01 February 2023 | 9:50 PM WIB Last Updated 2023-02-11T08:44:51Z
Toko perhiasan emas di Lampung menjadi korban pencurian. (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG - Toko perhiasan emas di Lampung menjadi korban pencurian. 


Toko yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung, kehilangan emas seberat 46 gram.


Pelaku pencurian emas diduga dua orang warga negara asing (WNA) berperawakan timur tengah.


Korban pencurian, Bembi Gempan Tara, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/1/2023) sekira pukul 17.00 WIB.


"Peristiwa pencurian tersebut bermula saat ada dua orang yang datang dan berpura-pura hendak membeli emas," ujarnya, Rabu (1/2/2023).


Dua orang tersebut berkomunisasi dengan korban menggunakan bahasa Inggris dan sesekali menggunakan bahasa Indonesia yang tidak lancar.


Namun menurut korban, kedua pelaku tersebut menggunakan logat bahasa Arab (timur tengah) saat berkomunikasi satu sama lain.


Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku saling berbagi tugas untuk memecah konsentrasi korban.


"Mereka (pelaku) berdua, salah satu bertugas mengalihkan perhatian, sedangkan yang satu lagi berpura-pura memilih barang," ujar Bembi, dilansir Tribunlampung.


"Barang yang dipilih-pilihnya itu dipisah posisi meletakkannya di atas meja etalase," tambahnya.


Pelaku diperkirakan mengambil perhiasan di toko miliknya saat korban dalam keadaan lengah.


Akibatnya, dia kehilangan 46 gram emas dagangannya berupa cincin, gelang serta kalung.


"Mungkin karena saya kurang fokus juga, tangannya seperti ada main-main ke belakang sambil ambil barang," kata  Bembi.


Setelah beberapa saat kemudian, barulah korban sadar jika telah kehilangan emas tersebut. Dia baru menyadari kehilangan emas tersebut karena jumlahnya terlihat berkurang.


"Saya memang hapal jumlahnya, yang saya simpan itu ada sekitar 200 gram, itu modal saya. Begitu mereka (pelaku) pergi, saya timbang sudah berkurang dan tinggal 154 gram lagi," ujar Bembi.


Menyadari dirinya kehilangan emas, korban kemudian berusaha mencari pelaku ke salah satu hotel yang berlokasi tak jauh dari toko miliknya, berdasarkan informasi dari tukang parkir.


Namun sesampainya di hotel, kedua pelaku ternyata tidak terdaftar pernah menginap di tempat tersebut.


"Jadi langsung saya kejar karena saya pikir pelaku menginap di sana (salah satu hotel). Saya tanya di lobby hotel, ternyata enggak ada bule yang menginap di sana," kata Bembi.


Setelah itu, korban langsung ke Polresta Bandar Lampung utuk melaporkan kejadian tersebut, tertuang dalam laporan nomor : LP/B/143/I/2023/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.


"Tapi sampai sekarang polisi belum melakukan olah TKP," jelas Bembi.


Sementara hingga berita ini diterbitkan, masih diusahakan mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra. (*)