Notification

×

Pasangan Selingkuh Anggota DPRD Lampung Tengah Masih Kabur

06 March 2015 | 9:09 PM WIB Last Updated 2015-03-06T17:30:29Z

LAMPUNG TENGAH - Kasus dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Lampung Tengah dari PDI Perjuangan berinisial WS, yang tertangkap basah berduaan dengan staf honorer di DPRD setempat berinisial RN, di sebuah rumah kontrakan, telah dilimpahkan ke Polres Lampung Tengah dari Polsek Terbanggi Besar. 

Saat ini, WS yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diamankan di Mapolres Lampung Tengah. Sedangkan pasangan selingkuhnya, RN, yang merupakan istri orang, melarikan diri. Keduanya digerebek suami RN, Rudiadi (39), dalam keadaan tanpa busana, Kamis malam (6/3/2015) sekira pukul 19.25 WIB.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Harto Agung Cahyono membenarkan, pihaknya telah menerima pelimpahan kasus perselingkuhan yang melibatkan anggota DPRD tersebut dari Polsek Terbanggi Besar.

"Ya, kami sudah menerima pelimpahan kasus itu. Tersangka saat ini sudah kita amankan," ungkap Harto Agung, Jumat (6/3/2015). Menurut dia, tersangka WS akan dijerat dengan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara. 

"Jika terbukti melanggar pasal 284 KUHP, tersangka bisa terkena hukuman 9 bulan penjara," tegasnya. AKP Harto Agung Cahyono menjelaskan, jika mengacu pasal kasus perzinahan, kedua pelaku, WS dan RN, seharusnya diproses secara bersamaan. 

"Tetapi karena ini pengaduan, maka yang sudah ada diproses terlebih dahulu. Apa lagi saat ini pasangan selingkuhannya (RN) kabur," jelasnya, seperti dilansir Harianlampung

Diketahui, WS, anggota Komisi I DPRD Lampung Tengah yang juga politisi PDI Perjuangan itu, Kamis (5/3) sekitar pukul 19.25 WIB digerebek sedang berselingkuh dengan RN, pegawai honorer di sekretariat DPRD setempat di rumah kontrakan di Kelurahan Bandar Jaya Timur.

Ironisnya, penggerebekan pasangan mesum ini dilakukan Rudiadi, suami RN, dibantu warga setempat. Menurut Rudiadi, saat digrebek, keduanya tidak mengenakan busana. 

"Saya melihat langsung WS dan isteri saya di rumah kontrakan itu. Kamar dikunci. Saat kami grebek, isteri saya (RN) langsung kabur," katanya usai penggerebekan. (*)