Notification

×

Di Lampung, Semen Padang Targetkan Penjualan 280 Ribu Ton

05 April 2015 | 5:34 PM WIB Last Updated 2015-04-05T10:34:28Z
Packing Plant Semen Padang di Lampung. (ist)

LAMPUNG - Pembangunan 'packing plant' (pengantongan) Semen Padang di Lampung sudah selesai, sehingga siap melayani kebutuhan konsumen dan berpartisipasi dalam pembangunan di Provinsi Lampung. PT Semen Padang menargetkan penjualan semen di Provinsi Lampung sebanyak 280 ribu ton pada tahun 2015.

"Total penjualan Semen Padang mencapai 7,202 juta ton. Sedangkan 'market share' Semen Padang di Lampung sebanyak 11,75 persen," kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang, Asdian, di Padang, Sumatera Barat, Minggu (5/4/2015).

Semen Padang membangun pengantongan semen di Desa Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung sejak 1 Januari 2013 dengan kapasitas 350 ribu ton per tahun. Proyek ini sudah rampung Februari 2015.

Provinsi Lampung merupakan salah satu pasar utama PT Semen Padang di Sumatera. Karena itu, PT Semen Padang sangat memperhatikan kelancaran distribusi, dan kebutuhan konsumen di daerah ini.

"Pada dasarnya, kami siap melayani kebutuhan konsumen dengan ketersediaan produk, jaminan kualitas, dan harga yang bersaing," jelas Asdian. Ia menyatakan, untuk kebutuhan konsumen di Provinsi Lampung, PT Semen Padang mengandalkan produk unggulan PCC yang dikenal ramah lingkungan.

Semen PCC ini memiliki banyak keunggulan, yakni lebih mudah dalam pengerjaan (workability), suhu beton (panas hidrasi) lebih rendah sehingga tidak mudah retak, lebih tahan terhadap serangan sulfat, lebih kedap air, dan permukaan acian lebih halus.

Keunggulan lain adalah material tambahan pozzolan yang dipakai di PT Semen Padang adalah yang terbaik di Indonesia, PCC memiliki kuat tekan yang setara dengan semen tipe 1, PCC dapat juga digunakan untuk konstruksi umum pada berbagai mutu beton, seperti perumahan, bangunan bertingkat, jembatan, jalan raya, landasan pacu pesawat udara, bendungan, bangunan irigasi, pembuatan komponen bahan bangunan, plesteran, acian dan lainnya seperti halnya semen tipe 1.

Berkaitan kualitas, produk PT Semen Padang tidak diragukan lagi. Perusahaan yang kini berusia 105 tahun itu, telah teruji dalam pembangunan berbagai landmark di berbagai kota di Indonesia, seperti Monumen Nasional (Monas) yang berdiri kokoh sebagai simbol ibu kota negara, gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jembatan Semanggi, gedung MPR/DPR di Senayan, dan Hotel Indonesia di jantung Kota Jakarta.

Bangunan penting lainnya adalah Jembatan Ampera yang melintasi Sungai Musi yang membelah Kota Palembang, Jembatan Barelang simbol kejayaan Kota Batam, Monumen Tsunami Aceh, Bandara Kuala Namu Medan, Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat, dan berbagai bangunan penting lainnya di negeri ini.

PT Semen Padang saat ini didukung 'distribution channel' yang tersebar di seluruh pasar sasaran (target market) di Sumbar, Riau daratan, Jambi, Bengkulu, Sumut, Aceh/NAD, Rikep, Sumsel, Lampung, DKI Jakarta, Jabar, Banten, dan Jateng.

Perusahan produsen semen ini didukung program promosi yang mumpuni, harga yang bersaing, dan program layanan pelanggan yang baik, membuat citra merek (brand image) PT Semen Padang melekat di benak konsumen, seperti dilansir Beritasatu.

Untuk menjaga keberlanjutan konsumsi produk, perusahaan ini juga mendirikan berbagai fasilitas packing plant, gudang-gudang penyangga, dan mendorong kelancaran transportasi/delivery. Atas kepercayaan yang tinggi dari konsumen di Indonesia, PT Semen Padang telah banyak meraih penghargaan dan pengakuan dari berbagai lembaga.

Pada Januari 2015 lalu, PT Semen Padang mendapat penghargaan Superbrands sebagai bukti citra merek PTSP sudah mendapat pengakuan dari lembaga berkelas dunia, Superbrands yang bekerjasama dengan lembaga riset independen internasional, The Nielsen Company.

Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sertifikat Superbrands 2012. Pada awal 2014, PT Semen Padang juga sukses meraih predikat Bintang 5 (5-Star Quality Product 2013) untuk kategori semen pada ajang Global Customer Satisfaction Standard (GCSS) World Class Quality Achievement 2013.

PT Semen Padang juga pernah meraih Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2009 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) Indonesia. Pada saat itu, PT Semen Padang sukses menyisihkan 144 perusahaan terkemuka di Indonesia. Bukti tinggi kepercayaan konsumen pada PT Semen Padang, tetap merajai pasar Sumatera pada 2014 yang menguasai 42,94 persen (market leader). (*)