Notification

×

Kapolres di Lampung Ini Klaim Daerahnya Aman dari Begal

06 April 2015 | 5:06 PM WIB Last Updated 2015-04-06T10:08:41Z

WAY KANAN - Terkait maraknya aksi perampokan sepeda motor atau begal yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung dan Jabodetabek, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Way Kanan, Lampung, AKBP Harseno angkat bicara. 

Menurutnya, begal bukan suatu bentuk tindak kejahatan yang baru muncul di masyarakat. Begal menjadi suatu fenomena kejahatan yang besar dan terkesan baru, karena pemberitaan media massa yang masif. Penggunaan istilah kata 'begal' membuat fenomena ini menjadi lebih bombastis. 

"Dulu perampasan motor dan sekarang istilahnya begal. Namun hanya istilahnya saja yang berbeda. Sebab, pasal yang dikenakan terhadap pelaku nya sama yakni  365 KUHP. Kendati demikian, perampasan sepeda motor secara paksa yang terjadi belakangan ini mengalami peningkatan," jelasnya, seperti dilansir RRI, Senin (6/4/2015).

Namun, menurut Harseno, di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, masih relatif aman. Pihaknya  juga sudah meningkatkan penjagaan sebagai antisipasi tindakan begal itu. Harseno menegaskan, penanganan begal harus memberdayakan semua pihak, bukan hanya kepolisian saja. Namun juga keterlibatan masyarakat.

''Pada prinsipnya di Way Kanan masih relatif aman terhadap kasus begal ini,'' ujar Harseno.

Lebih lanjut Harseno mengatakan, pihaknya sangat memberikan apresiasi kepada salah satu kepala kampung di Way Kanan, yang berhasil mengamankan pelaku begal dan proaktif bersama masyarakat memberikan pengamanan. (*)