Notification

×

Panitia Seleksi KPK Jangan Disisipi Orang Parpol !

05 April 2015 | 6:29 AM WIB Last Updated 2015-04-04T23:29:18Z
Abdullah Hehamahua

LAMPUNG ONLINE -Panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK harus berasal dari kalangan yang memiliki integritas mumpuni dan netral, serta jangan sampai disisipi anggota partai politik (Parpol).

"Saya wanti-wanti betul, pansel kali ini jangan ada orang parpol menjadi anggotanya," ujar mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua, melalui pesan singkat, Sabtu (4/4/2015).

Kenapa begitu? Karena, katanya, integritas panitia seleksi calon pimpinan KPK harus teruji agar tidak terulang lagi persoalan yang terjadi pada pimpinan KPK jilid dua dan tiga.

"Anggota pansel nanti, kualitas pribadi, integritas, dan track record mereka beda-beda tipis dengan malaikat," kata Abdullah.

Menurut dia, sebaiknya anggota pansel berasal dari kalangan akademis yang selama ini mendukung KPK. Selain itu, pemerintah menunjuk tokoh masyarakat yang berintegritas dan mantan pimpinan atau penasihat KPK.

"Saya tidak dapat menyebut nama mereka satu persatu. Tapi, saran saya, mayoritas mereka berasal dari akademisi," kata Abdullah, seperti dilansir Skalanews.

Dirinya pun mengaku siap jika ditunjuk pemerintah untuk menjadi anggota pansel calon pimpinan KPK. Sebab, pemberantasan korupsi merupakan komitmennya sejak awal masuk ke KPK hingga kini.

"Saya sudah berikrar sejak masuk KPK bahwa saya siap mati syahid dalam proses memberantas korupsi di Indonesia. Jadi kalau saya diminta berpartisipasi, Insya Allah, saya siap membantu," ujar Abdullah. (*)