Notification

×

Hadapi Arus Mudik-Balik, Jalan Rusak di Lampung Kian Parah

27 May 2015 | 4:16 PM WIB Last Updated 2015-05-27T09:31:45Z

LAMPUNG - Menjelang Ramadan serta menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2015 ini, kerusakan jalan lintas dan jalan provinsi di Provinsi Lampung semakin parah. Lubang-lubang di badan jalan mengancam keselamatan pengendara yang melintas, baik antarprovinsi maupun antarkabupaten. Belum terlihat adanya perbaikan maupun pengaspalan jalan.

Arus lalu lintas di jalan lintas dan jalan provinsi sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang melintas dari Jawa maupun dari kota-kota besar di Sumatera. 

Seorang penumpang travel asal Palembang tujuan Lampung, Aufar, mengaku terkena 'mabuk jalan' karena sepanjang jalan banyak lubang, sehingga mobilnya tidak bisa melaju lancar.

"Saya baru kali ini mabuk perjalanan. Soalnya, dari Palembang sampai Lampung tidak ada jalan yang  bagus. Rata-rata jalannya berlubang, jadi kecepatan mobil tidak seimbang karena sering terjebak lubang besar yang dalam," kata lelaki yang bermukim di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung itu, Selasa (26/5/2015).

Kondisi jalan lintas Sumatera dan jalan provinsi di Lampung semakin parah, lantaran satu jembatan penghubung di jalan lintas timur di Lampung Tengah belum selesai diperbaiki, sejak ambruk awal tahun ini. Akibatnya, jalan kabupaten/kota menjadi hancur karena dilintasi kendaraan truk bermuatan melebihi kapasitas beban jalan, seperti dilansir Republika.

Jalan rusak terpantau di kawasan Tegineneng, Pesawaran, jalan raya kawasan Trimurjo (Lampung Tengah), jalan dalam kota Metro, beberapa jalan kabupaten di Lampung Timur. Beberapa jalan hanya ditambal seadanya saja, saat hujan turun, tambalan jalan mengelupas kembali, dan lebih parah lagi saat dilintasi truk sarat muatan.

Kerusakan jalan diperparah dengan belum digelarnya lelang proyek infrastrutur jalan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kerusakan situs Layanan Pengadaan Secara Online (LPSE) Pemprov Lampung membuat rekanan belum bisa mengakses lelang proyek tersebut. 

Sekretaris Dinas Bina Marga Lampung, Rony Witono, kepada wartawan, menyatakan akan menggelar rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum se Lampung untuk membahas infrastruktur jalan yang rusak. (*)