LAMPUNG - Menyusul adanya perbaikan total di lokasi jembatan ambrol, terhitung mulai Selasa (2/6/2015) lusa, aparat Satuan lalulintas (Sat Lantas) Polres Lampung Selatan, Provinsi Lampung, melarang seluruh kendaraan bertonase berat melintasi jalan lintas pantai timur (Jalinpatim) di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.
"Hanya kendaraan kecil yang diperbolehkan melintasi jalinpantim tersebut, menyusul ambrolnya jembatan Way Kelelah Jalinpantim Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang," jelas Kasat Lantas Polres Lampung Selatan Iptu Mubiarto, Minggu (31/5/2015).
Saat ini, lanjut dia, sebagian kendaraan yang memiliki bobot lebih berat dialihkan melalui jalan lintas Sumatera (Jalinsum). Hanya kendaraan dengan bobot sedang yang tetap diperbolehkan melalui Jalinpatim.
"Sementara untuk kendaraan besar seperti dump truk pengangkut pasir kita larang untuk meilintasi jembatan tersebut, supaya kerusakan tidak semakin parah," kata Mubiarto.
Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Lampung Selatan itu menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan petugas pemeliharaan jalan negara yang ada di Provinsi Lampung, agar dalam waktu dekat perbaikan jembatan ambrol tersebut selesai.
"Mudah-mudahan dalam waktu sepekan perbaikan bisa selesai diperbaiki,” jelasnya.
Terpisah, Gino, salah satu pekerja perbaikan jembatan Way Kelelah mengungkapkan, pihaknya ditarget untuk menyelesaikan perbaikan itu selama seminggu, seperti dilansir Lampost.
"Mudah-mudahan tidak sampai seminggu perbaikan ini sudah selesai," ujarnya.
Dari pantauan, kondisi aspal jembatan Way Kelelah Desa Sumur, kecamatan Ketapang, kabupaten Lampung Selatan yang mulai ambrol bagian tengahnya sejak Kamis (27/5/2015) lalu, kini nampak sedang diperbaiki. Sejumlah pekerja nampak membongkar aspal di jembatan tersebut, sedangkan lainnya mengatur arus lalulintas. (*)
Dari pantauan, kondisi aspal jembatan Way Kelelah Desa Sumur, kecamatan Ketapang, kabupaten Lampung Selatan yang mulai ambrol bagian tengahnya sejak Kamis (27/5/2015) lalu, kini nampak sedang diperbaiki. Sejumlah pekerja nampak membongkar aspal di jembatan tersebut, sedangkan lainnya mengatur arus lalulintas. (*)
