Notification

×

Komplotan Begal Muda asal Lampung Digulung di Jakarta

28 May 2015 | 8:32 PM WIB Last Updated 2015-05-28T13:32:44Z

LAMPUNG ONLINE - Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggulung komplotan begal motor asal Lampung. Para begal ini berusia muda dan sudah beraksi di 50 tempat di Jakarta Selatan.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan ada dua kelompok yang terdiri dari 9 tersangka yang ditangkap tim Resmob.

"Mereka ini kelompok Lampung generasi muda. Pelakunya rata-rata di bawah umur," kata Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Begal generasi muda ini dikader oleh pentolan begal yang juga berasal dari Lampung. Para tersangka ditengarai sudah melakukan aksinya di 50 TKP di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Depok dan Tangerang. 

Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan para tersangka yang rata-rata masih di bawah umur ini merupakan generasi muda dari kelompok Zakaria. 

"Zakaria merupakan pentolannya yang mengkader kelompok ini. Zakaria sudah ditangkap dan ditembak mati saat disergap di Tamasari, Jakarta Barat, beberapa minggu lalu," ujar Didik.

Ia menambahkan pihaknya sudah mengamankan 2 kelompok ini saat kelompok Zakaria ditangkap. Namun saat itu dilepas, karena belum melakukan kejahatan. "Mereka baru satu bulan kerja," tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Handik Zusen mengatakan ‎para tersangka dibina oleh Zakaria lalu diberikan pelatihan untuk mencuri motor.

"Mereka sudah diajari dulu sama Zakaria ini sebelum dilepas ke lapangan," tuturnya.

Dari dua komplotan ini, polisi menyita 7 unit motor, sejumlah kunci letter T, kunci letter L dan kunci duplikat serta sejuumlah handphone, seperti dilansir Detik.

Sementara itu, petugas juga mengamankan kelompok pelaku pencurian motor kelompok Palembang. Ada dua tersangka yang ditangkap.

"Kalau mereka inii modusnya mencuri motor yang ditingggal pemiliknya, kuncinya lupa ketinggalan, lalu diambil oleh mereka ini," tutupnya. (*)