Notification

×

DPR: 5.600 Alat Tangkap Ramah Lingkungan untuk Nelayan Lampung

09 July 2015 | 10:46 AM WIB Last Updated 2015-07-09T03:46:24Z
Ono Surono

LAMPUNG - Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono dari Fraksi Partai PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan, Komisi IV telah mengusulkan adanya peralatan tangkap ramah lingkungan bagi para nelayan di Indonesia.

"Pada tahun 2016 Komisi IV mengusulkan alat tangkap ramah lingkungan bagi para nelayan," ujar Ono Surono dalam kunjungan kerja di Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Rabu (8/7/2015).

Anggota Komisi IV ini menyatakan dalam usulan program itu, terdapat sekitar 35 ribu unit kapal ramah lingkungan yang disiapkan bagi para nelayan di Indonesia yang terkena dampak Peraturan Menteri Kelautan No. 2 Tahun 2015. Dia menegaskan akan banyak nelayan di Lampung yang akan menerima alat tangkap tersebut.

"Ada 5.600 alat tangkap nelayan ramah lingkungan yang akan diterima nelayan di Lampung," katanya.

Pernyataan itu disampaikanya saat rombongn Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai, untuk menyerap aspirasi dan mengetahui permasalahan para nelayan di Lampung Timur. 

Dalam kunjugan kerja itu, rombongan anggota DPR RI ini melakukan dialog dengan masyarakat nelayan setempat serta meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Gading Mas.

Masyarakat nelayan tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan menyampaikan berbagai permasalahan mereka kepada rombongan anggota DPR RI yang antara lain membidangi kemaritiman ini. 

Salah satu seorang nelayan, Totong (45), mempertanyakan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkaitan pelarangan beberapa alat tangkap, seperti dilansir Wartaekonomi.

"Meski peraturan menteri itu dinilai baik, tapi masih terlalu terburu-buru sehingga para nelayan yang dirugikan," ujarnya.

Selain itu, para nelayan juga mempertanyakan berbagai jenis bantuan dari pemerintah, seperti alat tangkap dan bantuan lainnya yang dinilai tidak tepat sasaran dan selama ini tidak sesuai yang diharapkan karena tidak sejalan dengan kebutuhan para nelayan dan berakibat banyak yang tidak bermanfaat.

Menanggapi keluhan para nelayan Lampung Timur tersebut, para anggota Komisi IV DPR menyatakan akan menanggapi dan menindaklanjuti semua permasalahan yang dialami oleh para nelayan itu. (*)