LAMPUNG ONLINE - Lima kawanan rampok yang mengendarai mobil minibus Carry menghentikan paksa sebuah truk pengangkut getah karet dari Lampung tujuan Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), di jalan lintas timur (Jalintim), tepatnya di KM 15 Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, Rabu (1/7/2015) pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang masuk ke Bidang Humas Polda Riau, kawanan rampok tersebut memaksa turk berhenti dengan memecahkan kaca mobil memakai gancu, pengait mirip celurit. Karena ketakutan, dua korban, supir dan kernet bernama Slamet Riyadi (47) dan Yudha Darma (22) berhenti dan keluar dari truk yang mengangkut delapan ton getah karet.
Selain memecahkan kaca mobil menggunakan gancu, para perampok juga mengancam akan membunuh korban dengan menembak jika tak mau keluar dari truk.
Setelah kedua korban keluar dari truk, para pelaku lantas merampas uang Rp2 juta dan 4 unit telepon genggam. Tak puas sekadar menguras harta kedua korban, para pelaku lantas mengikat kedua korban dan memasukkan ke dalam mobil, seperti dilansir Riauterkini.
Terakhir, kedua korban dibuang para pelaku di tepi jalan, di KM 8 atau sekitar 7 kilomter dari lokasi perampokan, tetapi masih di desa yang sama. Berdasarkan laporan korban, pelaku berjumlah lima orang. (*)
