Notification

×

Ini 10 Titik Jalan Rusak di Jalur Mudik Lampung, Waspada!

10 July 2015 | 7:56 PM WIB Last Updated 2015-07-10T12:56:58Z

LAMPUNG - Memasuki arus mudik Lebaran 2015 ini, para pengemudi yang akan melewati wilayah Provinsi Lampung dihimbau agar mewaspadai 10 titik di sejumlah jalur yang dalam kondisi rusak, sehingga membahayakan bagi kendaraan pemudik. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Lampung Idrus Effendi terkait persiapan arus mudik di Provinsi Lampung.

“Perlu diwaspadai karena jalan dan jembatan tersebut dalam keadaan rusak, di antaranya Jembatan Way Giham di Lintas Tengah Sumatera, Jembatan Way Lempuyang di Lintas Timur Sumatera, dan Lintas Barat Sumatera di wilayah Kecamatan Lemong yang kini kondisinya curam serta memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi,” ujarnya, seperti dilansir dari Sinarharapan pada Jumat (10/7/2015).

Selain itu, juga terdapat jembatan yang sedang diperbaiki, yaitu di Jembatan Way Sekampung yang dijadwalkan sebelum Lebaran ini sudah selesai. Kemudian, jalan yang rusak parah lainnya adalah ruas Sedayusemaka, Tanggamus, yang terletak di Km 12I-129 Jalinbar, Jalintim di Mesuji Km 200, Km 145 Unit II, Jembatan Way Tipo, dan Way Kelelah.

"Untuk mengurai kemacetan pada arus mudik, Dinas Perhubungan menyiapkan lima jalur alternatif. Pertama, alternatif penghubung jalan lintas tengah menuju jalan lintas timur Sumatera bisa melalui jalan di Simpang Gayam dan Simpang Ketapang, Lampung Selatan," ungkap Idrus.

Kemudian, penghubung lintas tengah ke lintas timur bisa juga melalui simpang PJR Panjang, Bandarlampung, tembus sampai simpang Sribhawono, Lampung Timur. Lalu, jalur dari lintas tengah menuju lintas pantai timur juga dapat melalui pertigaan Tegineneng, Pesawaran.

Selain itu, Pemprov Lampung telah menyiapkan sejumlah moda angkutan jalan raya dengan berbagai jenis pelayanan, di antaranya pelayanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) sebanyak 533 unit berkapasitas 21.503 penumpang. Kemudian angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) sebanyak 886 unit berkapasitas 27.482 penumpang. 

"Jumlah tersebut di dalamnya sudah termasuk bus Damri sebanyak 71 unit," jelasnya.

Selain moda jalan raya, pemerintah juga menyiapkan kapal yang siap dioperasikan untuk mudik Lebaran sebanyak 43 kapal dari 53 kapal yang ada. Masing-masing berkapasitas rata-rata 975 orang, kendaraan roda dua sebanyak 200 unit, dan kendaraan roda empat sebanyak 122 unit. 

"Kapal tersebut beroperasi per hari sebanyak 27-28 kapal," jelas Idrus. (*)