![]() |
| Kontestan Piala Kemerdekaan bersama Menpora. (ist) |
LAMPUNG ONLINE - Tim sepakbola kebanggaan masyarakat Lampung, Lampung FC memiliki alasan sendiri memilih mengikuti Piala Kemerdekaan yang diadakan Tim Transisi. Mereka menilai turnamen ini merupakan awal dari era baru sepakbola Indonesia.
"Turnamen Piala Kemerdekaan adalah awal kebangkitan sepakbola Indonesia," ujar Direktur Lampung FC, Faisal Yusuf. "Karena harapan dan keyakinan inilah, kami memutuskan ikut Piala Kemerdekaan," sambungnya.
Faisal juga menegaskan alasan Lampung FC siap mendukung segala langkah Menpora Imam Nahrawi dan Tim Transisi dalam membenahi sepakbola Indonesia.
Menurut Faisal, sejauh ini, sepakbola Indonesia dalam keadaan sekarat. Salah satu penyebabnya, sepakbola Indonesia dijadikan lahan oleh sebagian kecil orang untuk memperkaya diri dengan cara tidak elegan, bahkan cenderung arogan.
"Saya berharap dengan pembenahan yang dilakukan Kemenpora dengan Tim Transisinya, sepakbola kita ke depan akan jauh lebih baik," tukasnya.
Lampung FC tak mau jadi sekadar penggembira pada ajang turnamen Piala Kemerdekaan. Mereka menegaskan mematok target menjuarai ajang yang dibuat Tim Transisi ini.
"Kami tak mau sekadar ikut," ujar Faisal Yusuf. "Insya Allah, kami menargetkan bisa menjuarai ajang ini," sambungnya.
Sebelumnya, Lampung FC menegaskan sikap mereka mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan. Sikap ini diwujudkan dengan menandatangani pernyataan keikutsertaan dan pakta integritas.
Selain Lampung FC, sejauh ini sudah ada 19 klub lain yang memastikan ikut. Jumlah ini bisa bertambah menyusul adanya kabar beberapa klub lain, termasuk Persis Solo dan beberapa klub ISL, yang siap berlaga pada Piala Kemerdekaan, seperti dilansir Bola.
Sementara itu, beratnya persaingan pada turnamen ini, terlebih jika klub-klub ISL jadi merapat, tak membuat Lampung FC gentar. Mereka mengaku tetap optimistis bisa meraih target yang dipatok.
"Kami tak hanya sekadar mematok target. Persiapan kami sudah matang. Sejak awal Ramadan kemarin skuat kami sudah mempersiapkan diri," tandas Faisal. (*)
