![]() |
| Aprilani Yustin Ficardo |
LAMPUNG - Seperti sudah diprediksi, Aprilani Yustin Ficardo akhirnya terpilih untuk menjabat Ketua Umum (Ketum) Dewan Kesenian Lampung (DKL) periode 2015-2019. Istri Gubernur Lampung Ridho Ficardo itu menggantikan Syafariah Widianti ZP.
Penetapan jabatan tersebut berdasar pada hasil musyawarah DKL yang digelar di Ruang Abung, Kantor Gubernur Lampung, Senin (6/7/2015).
Yustin mengakui hal itu merupakan pengalaman pertama baginya untuk berada di forum insan seni daerah Lampung. Tetapi dia memastikan amanah itu menjadi langkah awal yang kelak membawa nama baik Provinsi Lampung di bidang kesenian.
Ketua DKL terpilih tersebut mengharapkan DKL mampu menjaga harmonisasi, sinergitas, dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
"Sebab, majunya pembangunan tidak hanya merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah. Namun juga menjadi tanggung jawab kita bersama, tanpa terkecuali para pelaku seni,” ujarnya, Senin (6/7/2015).
Harapan serupa juga diungkapkan Syafariah Widianti ZP. Atu Ayi, sapaan akrab Syarifah Widianti ZP, mengatakan DKL menjadi pilar pertahanan seni budaya di Sai Bumi Ruwa Jurai. Hal itu diperkuat dengan dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan kebudayaan Lampung.
Dia menguraikan, sebagai mitra pemerintah, DKL melakukan pelestarian budaya secara sinergis dan menuangkannya dalam program penelitian dan pengembangan. Selain juga terbagi dalam komite-komite, yakni komite tari, musik, seni, rupa, teater, film, sastra, dan tradisi, seperti dilansir Lampost.
"Saya berharap ke depan di bawah kepemimpinan ketua yang baru, DKL makin maju, baik dalam mengembangkan maupun melestarikan budaya Lampung," pintanya.
Sementara itu, Asisten Bidang Kesra Pemprov Lampung Ellya Muchtar mengatakan, Provinsi Lampung memiliki potensi yang luar biasa dalam hal kesenian dan adat budaya.
"Diperlukan kesungguhan untuk membina, mendukung, dan memfasilitasi seniman daerah ini agar mampu menghasilkan mahakarya atau masterpiece. Karya itu yang akan mengangkat nama daerah dan berdampak positif pada kesejahteraan para seniman," tandasnya. (*)
