Notification

×

Korban Sipil Hercules Jatuh Tidak Ditanggung Asuransi TNI

01 July 2015 | 11:56 PM WIB Last Updated 2015-07-01T16:56:24Z

LAMPUNG ONLINE - Penumpang sipil yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130B di Medan, Selasa (30/6/2015), tidak mendapat asuransi jiwa dari pihak Tentara Nasional Indonesia. TNI hanya menanggung asuransi bagi anggotanya yang ada dalam pesawat nahas itu.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Fuad Basya menyatakan kalangan sipil atau keluarga anggota TNI yang menjadi penumpang tidak mendapat asuransi sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tidak ada asuransi, adanya santunan bagi keluarga TNI yang menjadi korban. Santunan beda dengan asuransi,” ujar Fuad, Rabu (1/7/2015).

Fuad memastikan asuransi kecelakaan Hercules kemarin hanya didapatkan oleh anggota TNI sebanyak 12 orang yang menjadi kru pesawat tersebut. 

“Yang 12 orang itu satu paket, dari mulai pilot hingga teknisi,” kata Fuad. 

Adapun untuk besarnya jumlah santunan bagi warga sipil yang menjadi korban tewas, Fuad mengaku tidak mengetahuinya karena belum dibicarakan sampai sejauh ini.

Fuad menambahkan, santunan juga akan diberikan oleh TNI kepada warga di lokasi jatuhnya Hercules yang menjadi korban. Namun untuk jumlahnya Fuad juga belum mengetahui. 

Kepastian tidak mendapatnya asuransi jiwa untuk penumpang sipil juga disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Dwi Badarmanto. “Bukan asuransi, tidak ditanggung asuransi (korban sipil),” tutur Dwi, seperti dilansir CNNIndonesia.

Dwi mengatakan pihak TNI AU nantinya akan memberikan santunan kepada pihak keluarga dari para penumpang sipil yang menjadi korban tewas. “Sifatnya bantuan,” ucap Dwi yang belum dapat menyebut berapa besarnya santunan.

Dwi menuturkan besaran santunan juga sudah diatur sesuai dengan kategorinya. “Misalnya untuk keluarga yang meninggal dapat berapa, yang luka dapat berapa,” kata Dwi.

Adapun 12 prajurit TNI yang ada di pesawat nahas tersebut terdiri dari:

Awak pesawat:
1. Kapten Sandy Permana (Pilot)
2. Letnan Satu Pandu Setiawan (Kopilot)
3. Letnan Dua Dian Sukma (pilot cadangan)
4. Kapten Riri Setiawan (navigator)

Teknisi :
1. Sersan Mayor Bambang
2. Pembantu Letnan Satu Ibnu Kohar
3. Pembantu Letnan Satu Andik
4. Pembantu Letnan Dua Parijo
5. Pembantu Letnan Satu Ngateman
6. Pembantu Letnan Satu Yahya Komari
7. Pembantu Letnan Dua Agus Pur
8. Pembantu Letnan Dua Alvian (*)