LAMPUNG TIMUR - Korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas) antara mobil Daihatsu Terios dengan truk di jalan lintas timur, Desa Labuhan Ratu 7, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Selasa (7/7/2015) bertambah menjadi tiga orang. Ketiga korban adalah penumpang mobil Terios.
Korban meninggal adalah Arifin Nugroho (28) dan Bunga Maiflora (10) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Way Jepara, serta Pujiati (40) warga Desa Way Mili, Kecamatan Gunung Pelindung.
Sementara penumpang lainnya yakni Hatta Wahyudi (sopir), warga Desa Gondangrejo, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur; Eko Purwanto (43) dan Wika Puji Pratiwi (9) warga Desa Way Mili, Kecamatan Gunung Pelindung mengalami luka berat.
Anggota Satuan lalulintas Poslantas Labuhan Ratu, Lampung Timur, Brigpol Wahid Nurdiansyah mengatakan, ketiga korban meninggal adalah penumpang mobi Daihatsu Terios BE 2692 NE
"Para penumpang adalah dua keluarga. Arifin Nugroho dan keponakannnya, Bunga meninggal. Sedangkan Eko dan anaknya Wika luka berat. Istri Eko, Puji meninggal,” kata dia, seperti dilansir Lampost, Rabu (8/7/2015).
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi pada Selasa (7/7/2015) sore. Mobil Terios yang diduga adalah travel gelap dikemudikan Hatta. Dia membawa penumpang dari Pekanbaru menuju Lampung Timur. Mobil mengangkut dua keluarga yang sama-sama naik dari Pekanbaru dengan tujuan Lampung Timur.
Menurutnya, dugaan kuat sopir mobil Terios mengalami kelelahan dan mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan mobilnya. Mobil Terios pun menghantam fuso dengan nomor plat BK 8773 BH. Fuso yang dikemudikan Sugimen (33) ini membawa muatan hingga 5 ton.
Sugimen mengatakan, mobilnya berjalan perlahan. Namun, tiba-tiba ada mobil Terios yang sedikit oleng dan menghantam bagian depan truknya. Terios itu pun terpental dan masuk ke halaman rumah warga dengan kondisi ringsek. Salah satu korban tewas di lokasi kejadian karena terjepit dalam mobil. (*)
