LAMPUNG ONLINE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan angin berputar di Danau Dibawah, Solok, Sumatera Barat, sebagai fenomena Waterspout. Fenomena ini paling sering terjadi di Florida AS.
"Jika dibandingkan dengan belahan dunia yang lain maka frekuensi Waterspout paling sering terjadi di Florida Keys," kata ahli meterologi NOAA and waterspout Joseph Golden seperti dikutip dari USA Today, Jumat (24/7/2015).
Perairan di kawasan Florida Keys dapat terjadi sekitar 400 hingga 500 kali Waterspout dalam setahun. Saking seringnya terjadi, fenomena ini kerap tak dilaporkan kalau tak menimbulkan kerusakan.
"Diperkirakan 400 hingga 500 kejadian dalam setahun," kata Joseph.
Selain Frorida Keys, Waterspout juga kerap terjadi di tengara pantai Florida. Sedangkan Waterspout kerap menimbulkan kerusakan di kawasan Tampa Bay. Banyaknya kerusakan di Tampa Bay ini kemungkian disebabkan bagian pantainya dipenuhi bangunan, seperti dilansir Detik.
Fenomena waterspout ini sempat terekam video pada 21 Juli lalu di Danau Dibawah, Solok, Sumatera Barat. Peristiwa ini sempat direkam oleh Anggia Nila Permata. Pada video berdurasi 1 menit 53 detik yang diposting pada 21 Juli 2015 lalu terlihat pusaran angin yang berputar dan menyambung hingga ke awan. Angin itu tampak bergerak ke sana kemari, namun tidak terlalu jauh jaraknya. (*)
