![]() |
| (foto: tribunlampung) |
LAMPUNG - Begal berpistol masih berkeliaran di Lampung. Bahkan yang jadi korbannya kali ini adalah anggota Brimob Polda Lampung. Bharada Jefri tewas ditembak begal usai mengambil uang di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri, Jalan Teuku Umar, dekat Rumah Sakit Advent, Bandar Lampung, Kamis (27/8/2015) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban diketahui adalah anak dari anggota polisi yang bertugas di Polsek Panjang, Bandar Lampung. Informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), saat keluar dari ATM, Bharada Jefri melihat sepeda motornya Yamaha Vixion dinaiki orang. Tak ingin kehilangan motor, Jefri bergegas mengejar orang yang diduga kuat pelaku begal.
Namun, pria itu ternyata memiliki senjata api. Ia langsung menembak Bharada Jefri hingga tepat mengenai dada bagian kiri. Polisi itu akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat tembakan tersebut.
Peristiwa penembakan anggota Brimob ini mengejutkan para petinggi Korps Bhayangkara di Lampung. Bahkan Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong, Wakapolda Kombes Bonafius Tampoi, Direktur Reskrimum Kombes Purwo Cahyoko, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Hari Nugroho, Kasat Brimob Kombes Imam, langsung berdatangan ke lokasi kejadian, seperti dilansir Tribunlampung.
Berdasarkan pantauan, begitu tiba di lokasi, Kapolda langsung memberi arahan ke Kapolresta Bandar Lampung. Petugas kepolisian pun ramai berdatangan ke lokasi kejadian. Sejumlah petugas langsung memasang garis polisi (police line) di TKP. (*)
