Notification

×

Waspada! El Nino Ancam Keras Lampung dan 5 Provinsi Lain

01 August 2015 | 5:49 PM WIB Last Updated 2015-08-01T10:49:37Z
ilustrasi

LAMPUNG ONLINE - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada 102 kabupaten dilanda kekeringandi Indonesia. Untuk itu, BNPB siapakan dana Rp 75 miliar untuk membantu daerah kekeringan.

“Untuk mengatasi kekeringan jangka pendek, BNPB menyediakan Rp 75 miliar,” ujar Sutopo, Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Dijelaskan Sutopo, dana bantuan ini sebagian besar digunakan untuk membantu BPBD dalam penanganan darurat kekeringan dengan distribusi air bersih dengan tangki air, perbaikan pipa, dan pembangunan bak-bak penampungan air. 

Sedangkan, penanganan jangka panjang memerlukan upaya yang menyeluruh perbaikan kualitas lingkungan dan pembangunan infrastruktur keairan.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara adalah daerah yang sudah defisit air sejak lama. Saat musim kemarau di wilayah tersebut terjadi defisit air sekitar 20 miliar meter kubik.

“Bahkan berdasarkan kajian Bappenas (2003), di Jawa ada 92 kabupaten/kota yang memiliki defisit air selama 1-8 bulan, dimana 38 kab/kota mengalami defisit air lebih dari 6 bulan dalam setahunnya. Itulah yang menyebabkan kekeringan pasti terjadi,” paparnya.

Saat ini, lanjut dia, kekeringan melanda 16 provinsi meliputi 102 kab/kota dan 721 kecamatan di Indonesia hingga akhir Juli 2015. 

“111 ribu hektar lahan pertanian juga mengalami kekeringan. Diperkirakan kekeringan akan meluas,” terangnya, seperti dilansir Lensaindonesia.

Berdasarkan analisis BMKG dan LAPAN, pada bulan Juli-November 2015 kondisi iklim di wilayah Indonesia terutama yang berada di bagian selatan khatulistiwa dipengaruhi El Nino Moderate, bahkan pada November 2015 akan berpeluang menguat.

Kondisi ini akan memberikan efek pada tingkat intensitas dan frekuensi curah hujan akan semakin berkurang. Bahkan kemungkinan awal musim penghujan 2015/2016 di beberapa wilayah akan mengalami kemunduran.

Sebanyak 16 provinsi yang mengalami kekeringan adalah Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bengkulu, Papua, NTB, NTT, Sumsel, Sulsel, Lampung, Riau, Kalsel, Kalteng dan Bali.

Perlu diantisipasi sejak dini bahwa ancaman kekeringan terparah atau paling banyak akibat pengaruh El Nino Moderate terjadi melanda Jateng, Lampung, Jabar, Jatim, Sumsel, dan NTB. (*)