![]() |
| Mukhlis Basri (berpeci). | ist |
LAMPUNG BARAT - Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri meyakinkan warga agar tidak terlalu mengkhawatirkan munculnya penyakit maag, akibat terlalu sering minum kopi. Untuk itu, dia memberikan tips agar penderita penyakit maag aman saat minum kopi.
"Nikmatnya minum kopi saat hangat, apalagi udara di Lampung Barat dingin. Minum kopi tak akan membuat maag kambuh, asal minumnya saat masih panas," jelasnya, dalam kegiatan Liwa Festival Kopi di Pekon Semarang Jaya, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (16/9/2015)..
Pernyataan Bupati itu disambut tawa peserta penyangrai kopi di atas 1.000 tungku yang sebagian besar adalah petani perempuan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian perayaan HUT ke-24 Kabupaten Lampung Barat.
Dalam upaya mengenalkan kopi robusta Lampung pada dunia, Bupati Mukhlis melarang warganya menyuguhkan minuman lain untuk tamu yang datang ke daerah tersebut, selain kopi.
"Kita ini adalah daerah penghasil kopi robusta terbesar secara nasional, kalau bisa jangan suguhkan apa pun selain kopi pada tamu yang datang," kata dia.
Sementara itu, Festival Kopi Liwa yang menyuguhkan kegiatan menyangrai kopi 1.000 tungku itu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan total peserta 1.049 orang.
"Penyangraian kopi ini berhasil mengalahkan rekor sebelumnya dari Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Saat itu mereka berhasil dengan sebanyak 735 peserta," kata Manajer Muri, Awan Rahargo.
Menurut dia, pengelola Festival Kopi Liwa awalnya mendaftarkan sebanyak 1.000 orang peserta, tetapi pada realisasinya terdata 1.049 peserta, seperti dilansir Kompas.
"Kegiatan ini merupakan kriteria superlatif di mana dinilai dari banyaknya jumlah peserta," ujar Awan Rahargo. (*)
