Notification

×

Kecelakaan Cawabup Lampung Tengah Diduga Upaya Pembunuhan

28 September 2015 | 9:47 PM WIB Last Updated 2015-09-29T16:53:17Z
Kondisi mobil Imam Suhadi yang mengalami kecelakaan tunggal. (ist)

LAMPUNG TENGAH - Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang dialami calon wakil bupati (cawabup) Lampung Tengah, KH. Imam Suhadi yang berpasangan dengan Ketua Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim, Minggu (27/9/2015) diduga bukan disebabkan oleh human error, melainkan ada indikasi pembunuhan, atau setidaknya mencelakai.

Ada beberapa fakta di lapangan yang belum dia ungkapkan sepenuhnya, dengan alasan keamanan dan masih dalam tahap perbincangan internal tim suksesnya.

Menurut cawabup yang akrab disapa Abah ini, sebelum terjadi kecelakaan, ada kejadian yang menarik perhatiannya. Ia mengatakan, sebelum tiba di lokasi kecelakaan, ada sebuah mobil Xenia berwarna hitam di depan mobilnya. 

"Kecepatan mobil itu tanggung. Kita mau balap nggak bisa, karena mobil di depan mengambil tengah jalan. Kita sudah beri isyarat mau mendahului, tapi tidak direspons cepat," ujar Abah yang mengaku masih membahas persoalan itu di internalnya.

Karena mobil terus memberikan isyarat, akhirnya Xenia itu menepi. 

"Tapi anehnya, pas mau kita balap, tiba tiba mobil itu ke tengah lagi. Otomatis kami banting stir ke kanan untuk menghindari kecelakaan, karena di sebelah kanan ada gorong-gorong, kami banting stir lagi ke kiri hingga mobil terguling dan ke teras rumah warga," jelas Abah.

Setelah kejadian itu, mobil Xenia tersebut langsung kabur meninggalkan mereka. 

"Karena memang kami tidak biasa dikawal polisi, jadi awalnya kami biasa saja. Setelah kejadian ini, kita pertimbangkan untuk ada pengawalan, meskipun saya yakin, pengawalan dan perlindungan kita yang paling hebat itu Allah SWT," jelas Abah, yang rencananya saat itu akan meresmikan pembangunan masjid di Gunung Sugih.

Sementara cabup Lamteng Gunadi Ibrahim meyakini, apa yang terjadi sebagai bentuk dan rasa sayang sang Khalik kepada mereka. 

"Kita harus hati hati dan waspada. Positif thinking saja, kebaikan akan dibalas kebaikan, pun sebaliknya," ujarnya.

Gunadi Ibrahim mengatakan, pihaknya menganggap kejadian ini sebagai bagian dari ujian dan proses menuju kemenangan. 

"Kita menganggap ini teguran kepada kita semua untuk lebih berhati-hati dan selalu ingat kepada Allah SWT. Tidak ada pikiran kami yang macam-macam, saya juga sudah cek ke Pak Imam, kondisinya baik baik saja. Minta doa dari teman teman wartawan ya," ucapnya, seperti dilansir Translampung.

Sebelumnya, Calon Wakil Bupati (cawabup) Lampung Tengah nomor urut 3, KH Imam Suhadi selamat dari kecelakaan maut, Minggu (27/9). Cawabup yang diusung Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengalami kecelakaan tunggal di jalan Kampung Anak Tuha. Meski tidak mengalami cedera yang serius, namun kondisi mobil yang dikendarai ringsek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat rombongan cawabup akan melakukan kunjungan ke desa-desa. Saat itu cawabup mengendarai mobil Mitsubishi Pajero dengan nopol BE 1197 GA. Di dalam mobil, Imam Suhadi didampingi Aziz dan Agus.

Saat tiba di lokasi kejadian, mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi tiba tiba oleng dan menabrak gorong-gorong. Akibat tabrakan itu, mobil sempat merangsek ke teras rumah warga sekitar. 

"Ini kecelakaan tunggal Mas. Sempat nabrak gorong-gorong dan ke teras rumah warga. Alhamdulillah kondisi saya baik baik saja, tapi mobilnya yang rusak parah," ujar Imam Suhadi saat dikonfirmasi via telepon selularnya, Minggu sore.

Setelah kejadian itu, rombongan Imam Suhadi langsung melakukan pengecekan kesehatan kepada anak buahnya yang ikut di dalam mobil. Dalam kesempatan itu Imam Suhadi meminta doa agar dalam perjalanannya dikemudian hari tidak ada kendala dan diberi keselamatan. 

"Doakan kami selalu dalam lindungan dan kesehatan ya Mas," ujar Imam.

Imam Suhadi yang merupakan salah satu pendiri pondok pesantren di Lampung Tengah ini, rencananya akan menggelar pengajian akbar dengan seluruh santri di pondok pesantrennya. (*)