![]() |
| Tiga pasangan calon wali kota-wakil wali kota Bandar Lampung. (ist) |
BANDAR LAMPUNG – Debat kandidat pasangan calon (Paslon) wali kota Bandar Lampung siap digelar Rabu (30/9/2015) malam ini di Grand Krakatau Ballroom The 7th Hotel & Convention Center, Bandar Lampung, sekitar pukul 19.00 WIB. Acara ini rencananya disiarkan langsung (live) di Radar TV.
Dalam technical meeting yang dilakukan bersama tim penghubung (Liaisson Officer) di Gedung KPU Bandar Lampung Senin (29/9/2015), Komisioner KPU, Fery Triatmojo, menjelaskan, debat kandidat itu akan berlangsung selama dua jam, termasuk acara seremoni pembukaan dan layanan iklan.
"Acara itu sendiri akan dibagi dalam enam segmen. Segmen pertama dibuka dengan menyanyikan lagu jingle KPU, yang disusul dengan pembukaan-pembukaan, dari Ketua KPU Fauzi Heri dan Sekertaris KPU Bandar Lampung, Jainuddin," terangnya, seperti dilansir laman kpu-bandarlampungkota.go.id, Rabu (30/9/2015).
Berikutnya, moderator yang ditunjuk, Ayi Ahadiat, akan membuka acara dan sekaligus menjelaskan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh Paslon dan pendukungnya.
Pada segmen ini, para Paslon akan diberi kesempatan memaparkan visi misnya. Dimulai dari calon nomor satu, M. Yunus, Herman HN dan Tobroni Harun. Tiap Paslon diberi kesempatan selama empat menit.
Pada segmen ke dua dilakukan penajaman visi dan misi dimana pertanyaan rumusah akan dilakukan oleh Tim Pakar, yang terdiri dari Dr Bambang Utoyo dari FISIP Unila dan Dr Khoirudin Tahmid dari IAIN Raden Intan Lampung selaku akademisi. Kemudian Muchtar Lutfie dan Koernadi dari kalangan profesional.
Tiap-tiap pemaparan penajamanan diberi batasan waktu. Kemudian dilanjutkan dengan segmen ketiga yang berisi tentang pertanyaan terkait isu-isu factual di daerah dari tim pakar.
Pada segmen ke empat, yang diyakini akan berjalan seru, moderator akan mempersilahkan calon untuk saling bertanya dan memberi jawaban. Tiap pertanyaan dan jawaban juga diberi batasan waktu. Setelah jeda iklan, segmen kelima dilanjutkan dengan agenda saling melemparkan pertanyaan kepada paslon lainnya.
Di segmen ke enam, dilanjutkan dengan game dimana moderator akan memberikan kata kunci-kata kunci yang harus dijawab langsung oleh pasangan calon. Kata-kata kunci juga disusun oleh Tim Pakar.
Berikutnya dilakukan closing statemen dari pasangan calon. Pada sesi ini, calon walikota boleh mengungkap apa saja. Apakah itu sifatnya ajakan, kampanye atau lainnya.
Karena keterbatasan tempat, KPU Bandar Lampung akan membatasi jumlah peserta yang boleh masuk ke dalam ruangan debat kandidat. Tiap paslon boleh membawa istri dan pendukung, namun diharapkan tidak membawa anak ke dalam ruangan debat.
“Diharapkan para Paslon bisa memahami hal ini,” kata Fery Triatmojo.
Di tempat itu, Sekretaris KPU, Jainuddin, meminta tim penghubung untuk dapat meredam segala kemungkinan dari pendukung calon untuk tidak melakukan intimidasi dan hal-hal lainnya yang merugikan calon lainnya.
“Kita ingin semua berjalan dengan lancar dan aman,” ujar dia. (*)
