Notification

×

Mapas! Begal Lintas Lampung Ini Gasak Ratusan Motor

03 September 2015 | 9:54 PM WIB Last Updated 2015-09-03T14:55:05Z

LAMPUNG TENGAH - Meresahkan masyarakat, aparat hukum dari Kepolisian Sektor (Polsek) Terbanggi Besar, Lampung Tengah menembak kedua kaki gembong pelaku begal lintas Lampung dengan empat butir peluru. Tersangka kerap beraksi di berbagai kabupaten dan kota di Lampung. 

Pelaku atas nama Johan Arifin (24), warga Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan itu ditembak kedua kakinya pada sebuah upaya penangkapan di daerah Bandar Jaya.

"Sekitar pukul 10.00 tadi (ditangkap). Setelah kita intai dia rupanya hendak beroperasi di sekitar Bandar Jaya. Karena mencoba melarikan diri terpaksa kami menembak sebanyak empat kali ke kedua kaki tersangka," jelas Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Nelson F Manik, saat melakukan ekspose perkara, Kamis (3/9/2015).

Ia menambahkan, dari laporan yang diterima pihaknya, aksi kejahatan pembegalan yang dilakukan Johan sebanyak 65 kali. Saat ini pelaku yang telah dirawat di Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, berada di Mapolsek setempat untuk dilakukan pemeriksaan.

Polisi mengatakan, pelaku hendak melarikan diri ketika akan ditangkap di sekitara Bandar Jaya. Karena itu petugas menghadiahinya peluru panas.

Pengakuan mengejutkan diungkapkan tersangka Johan Arifin. Kepada wartawan, gembong begal ini mengaku telah melakukan pembegalan di hampir seluruh kampung di Kecamatan Terbanggi Besar. Selain itu, ia juga mengaku pernah melakukan pembegalan hingga luar Lampung Tengah.

"Pernah (membegal) di Bukit Kemuning sebanyak tujuh kali, Lampung Utara dua kali, Bandar Lampung 10 kali, dan Metro 20 kali. Untuk Lampung Tengah sudah hampir seratusan," kata Johan Arifin di Mapolsek Terbanggi Besar, seperti dilansir Tribunlampung.

Ia menambahkan, sasaran utamanya adalah motor-motor yang terparkir atau pengendara yang melintas di wilayah yang sepi. Saat beraksi ia mengaku selalu bersama Yanto (masih buron). (*)