![]() |
| Mobil tipe SUV rakitan siswa SMKN 2 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, dipamerkan. (kompas) |
LAMPUNG - Pelajar Lampung membuktikan kecerdasan dan kreatifitasnya melalui hasil karya nyata. Itu dapat dilihat dalam ajang Lampung Fair 2015. Anjungan Kabupaten Lampung Tengah memastikan siap memproduksi secara massal mobil buatan anak negeri. Mobil jenis minibus bermerek Esemka ini dibuat para siswa SMKN 2 Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
Staf anjungan Lampung Tengah yang menjaga stan mobil tersebut, Iyan, menjelaskan mobil tersebut diproduksi siswa SMKN 2 Terbanggi Besar pada 2014. Kelebihan dari mobil Esemka ini yaitu memiliki kekuatan yang besar dan irit bahan bakar.
"Mobil ini cc-nya besar, yaitu 1.600, bahan bakarnya irit, dan sudah anti-lock braking system (ABS)," urainya, seperti dilansir Lampost, Sabtu (19/9/2015).
Dia menambahkan, ABS adalah sistem pengereman pada sebuah mobil agar tidak terjadi penguncian roda ketika terjadi pengereman secara mendadak atau keras. Dengan menggunakan ABS ini, lanjut dia, mobil akan lebih cepat melakukan pengereman dari pada sistem biasa yang terdapat pada mobil dan lebih stabil apabila terjadi suatu pengereman mendadak namun tidak membuat mobil kehilangan pengendalian sebesar 5%-30%.
Dengan keunggulan tersebut, menurut Iyan, mobil itu siap dipasarkan dengan harga Rp155 juta. Pihaknya juga mengundang investor untuk dapat turut menanamkan modalnya dalam memasalkan produk karya Kabupaten Lampung Tengah ini.
"Saat ini belum dipasarkan. Harganya Rp185 juta, tetapi untuk ke depan mobil ini akan dipasarkan dengan kisaran harga Rp155 juta. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah juga ikut mengundang investor baik dalam dan luar negeri," ujarnya.
Dia melanjutkan jika mobil tersebut diproduksi, target pasar sementara yang diarahkan pasar dalam negeri. Selain memamerkan mobil tersebut, stan Dinas Pendidikan Lampung Tengah juga menunjukkan karya siswa SMKN 2 Terbanggibesar lainnya, seperti PC dekstop Zyrex, proyektor Zyrex, dan notebook Zyrex.
"Keunggulan produk-produk tersebut yang pasti harganya lebih ringan," ungkapnya.
Iyan melanjutkan untuk sementara ini produk dari jurusan teknik SMKN 2 Terbanggi Besar itu telah disebarkan ke beberapa sekolah di Lampung Tengah. (*)
