Notification

×

Motif Wanita Dibunuh Suaminya di Panjang Lampung Selingkuh

21 September 2015 | 5:00 PM WIB Last Updated 2015-09-21T13:57:37Z

BANDAR LAMPUNG - Lagi, cinta segitiga jadi pemicu kasus pembunuhan di Bandar Lampung. Setelah Camelia membunuh Sofyan, Kabag Kepegawaian Universitas Malahayati, kini Hendrik, tersangka pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Santi Fitri. Hendrik membunuh istrinya bermotif cinta segitiga.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Polisi (Kompol) Dery Agung Wijaya mengatakan, penyebab Hendrik membunuh istrinya karena tersangka menuduh istrinya selingkuh. 

"Motifnya untuk sementara tersangka kesal karena menganggap istrinya selingkuh," ujar Dery kepada wartawan, Senin (21/9/2015). Namun, lanjut dia, Hendrik tidak memiliki bukti apapun bahwa istrinya selingkuh. 

"Itu hanya tuduhan saja, tidak ada buktinya (selingkuh)," ujar Dery.

Baca: Mayat Wanita di Panjang Lampung Itu Dibunuh Suaminya

Santi ditemukan tewas terbunuh di dekat rumahnya di Kelurahan Ketapang, Panjang, pada Minggu (20/9/2015) pagi. Hendrik melempar istrinya ke jurang lalu memukulinya menggunakan batu.

Peristiwa bermula ketika Hendrik dan Santi ribut mulut di rumahnya pada Sabtu (19/9/2015) sekitar pukul 21.00 wib. Satu jam kemudian, Hendrik mengajak istrinya pergi mengendarai sepeda motor. Sesampainya di Jalan Soekarno Hatta (bypass), mereka berhenti di pinggir jalan, seperti dilansir Tribunlampung

"Tersangka lalu menarik tangan korban hingga korban jatuh ke dalam jurang," ujar Dery.

Tidak berhenti sampai disitu, Hendrik lalu mengambil batu yang ada di samping korban. Hendrik memukul kepala belakang korban memakai batu tersebut sebanyak dua kali. Hendrik juga memelintir kepala korban hingga tewas di tempat. (*)