LAMPUNG -
Penyerapan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan di Dinas
Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Lampung belum sesuai dengan yang
direncanakan. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu belum menemukan
ritme kerja yang tepat dan sesuai dengan keinginan Gubernur Lampung
Ridho Ficardo.
Pasalnya, per tanggal 25 Oktober 2015 penyerapan anggaran itu baru mencapai 42 persen.
“Kalau bulan lalu mencapai 36 persen, sekarang sudah mencapai angka 42 persen,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Lampung, Budhi Darmawan, Minggu (25/10/2015).
Disebutkannya, total anggaran yang dimiliki oleh dinas bina marga, termasuk tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 mencapai Rp800 miliar, dengan DAK yang jumlahnya mencapai Rp145 miliar, sehingga total untuk perbaikan fisik hanya Rp655 miliar.
“Kalau bulan lalu mencapai 36 persen, sekarang sudah mencapai angka 42 persen,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Lampung, Budhi Darmawan, Minggu (25/10/2015).
Disebutkannya, total anggaran yang dimiliki oleh dinas bina marga, termasuk tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 mencapai Rp800 miliar, dengan DAK yang jumlahnya mencapai Rp145 miliar, sehingga total untuk perbaikan fisik hanya Rp655 miliar.
Meski
penyerapan anggaran masih sangat minim, Budhi mengaku masih optimis
penyerapan ini bisa memenuhi target 100 persen di akhir tahun.
“Kalau untuk pembangunan fisik kan hanya Rp655 miliar, kalau 42 persen berarti sekitar Rp275 miliar. Ya hasil ini masih kita pacu. Insyaallah akhir tahun ini kita bisa penuhi target tersebut,” ungkapnya.
Namun demikian, Budhi mengklaim jika pembangunan jalan di sejumlah titik di Lampung sudah hampir rampung. Dimana dari total penanganan perbaikan jalan sepanjang 380 Km disebutkan sudah memasuki tahap penyelesaian. Semetara untuk pola dasar pembangunan sudah mendekati angka 380 km tersebut.
“Jadi begini. Pembangunan jalan itu kan melewati beberapa tahap. Kalau untuk panjang kilometernya itu, kita sudah capai. Konteruksi bawahnya dulu yang kita kerjakan. Tetapi untuk penyelesaian hingga tahap akhir itu yang belum, misalnya untuk hotmixnya di beberapa titik memang belum mulai,” bebernya, seperti dilansir Pelitanusantara.
Ditambahkan Sekretaris Dinas Bina Marga, Roni, saat ini sudah ada 13 titik ruas jalan yang sudah rampung. Namun saat ditanya ruas mana saja yang masuk ke 13 titik tersebut, Roni tidak mampu menyebut satu persatu.
“Yang pasti yang sudah rampung itu seperti di Lamteng, Gunung Sugih Padang Ratu. Kalau yang lain saya lupa. Tetapi ada datanya,” katanya.
Roni juga menyebut, perbaikan jalan juga difokuskan untuk sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata seperti dari arah Teluk betung menuju Hanura Padang Cermin yang merupakan jalur ke arah wisata alam Pahawang dan teluk Kiluan, dan sejumlah pantai lainnya di Pesawaran.
Ia menyebutkan pihaknya memang melaksanakan pembagunan dengan prioritas perbaikan jalan menuju kawasan-kawasan wisata unggulan yang dimiliki Provinsi Lampung sesaui dengan program Gubernur untuk mempermudah akses menuju lokasi tersebut.
“Selain jalan menuju Pahawang dan Kiluan, jalan masuk menuju wisata unggulan Lampung, Way Kambas juga dalam perbaikan,” ujar Roni. (*)
“Kalau untuk pembangunan fisik kan hanya Rp655 miliar, kalau 42 persen berarti sekitar Rp275 miliar. Ya hasil ini masih kita pacu. Insyaallah akhir tahun ini kita bisa penuhi target tersebut,” ungkapnya.
Namun demikian, Budhi mengklaim jika pembangunan jalan di sejumlah titik di Lampung sudah hampir rampung. Dimana dari total penanganan perbaikan jalan sepanjang 380 Km disebutkan sudah memasuki tahap penyelesaian. Semetara untuk pola dasar pembangunan sudah mendekati angka 380 km tersebut.
“Jadi begini. Pembangunan jalan itu kan melewati beberapa tahap. Kalau untuk panjang kilometernya itu, kita sudah capai. Konteruksi bawahnya dulu yang kita kerjakan. Tetapi untuk penyelesaian hingga tahap akhir itu yang belum, misalnya untuk hotmixnya di beberapa titik memang belum mulai,” bebernya, seperti dilansir Pelitanusantara.
Ditambahkan Sekretaris Dinas Bina Marga, Roni, saat ini sudah ada 13 titik ruas jalan yang sudah rampung. Namun saat ditanya ruas mana saja yang masuk ke 13 titik tersebut, Roni tidak mampu menyebut satu persatu.
“Yang pasti yang sudah rampung itu seperti di Lamteng, Gunung Sugih Padang Ratu. Kalau yang lain saya lupa. Tetapi ada datanya,” katanya.
Roni juga menyebut, perbaikan jalan juga difokuskan untuk sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata seperti dari arah Teluk betung menuju Hanura Padang Cermin yang merupakan jalur ke arah wisata alam Pahawang dan teluk Kiluan, dan sejumlah pantai lainnya di Pesawaran.
Ia menyebutkan pihaknya memang melaksanakan pembagunan dengan prioritas perbaikan jalan menuju kawasan-kawasan wisata unggulan yang dimiliki Provinsi Lampung sesaui dengan program Gubernur untuk mempermudah akses menuju lokasi tersebut.
“Selain jalan menuju Pahawang dan Kiluan, jalan masuk menuju wisata unggulan Lampung, Way Kambas juga dalam perbaikan,” ujar Roni. (*)
