Notification

×

Pertamina 'Ngotot' Tidak Turunkan Harga Premium

02 October 2015 | 8:08 PM WIB Last Updated 2015-10-02T13:09:52Z
Dwi Soetjipto

LAMPUNG ONLINE - PT Pertamina (Persero) mengaku belum dapat menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di bawah Rp7.000 per liter. Pasalnya, saat ini harga Premium masih berada di bawah harga keekonomian.

Direktur Utama (Dirut) Pertamina Dwi Soetjipto menyatakan, pihaknya masih akan mengkaji lebih dalam jenis BBM yang akan mengalami penurunan harga. Meski demikian, pihaknya membeberkan belum dapat melakukan penurunan harga di bawah Rp7.000 per liter.

"Belum. Ini kan kita sampaikan bahwa premium sendiri itu kan yang kita jual kemarin pada level yang di bawah tingkat ekonomi. Nanti akan kita lihat mana saja yang akan kita turunkan," kata dia saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Dwi menambahkan, akan mempertimbangkan penurunan harga BBM jenis solar. Pasalnya, hal ini untuk mendukung kegiatan industri, seperti dilansir Okezone.

"Sebenarnya kan untuk kegiatan industri kan lebih banyak pakai solar. Mungkin solar yang memiliki opportunity ini yang bisa lebih kita tekan," jelas dia.

Meski demikian, dirinya belum memastikan BBM jenis apa yang akan diturunkan harganya. Dia memastikan, saat ini Pertamina sedang melakukan penghitungan terkait hal itu.

"Kita cari nanti, kita lihat dua-duanya. Premum pun kita cari efisiensi. Hitung lagi opportunity yang bisa kita lakukan penghematan. Di sana nanti kita lihat," tandas dia. (*)