Notification

×

Jokowi Menginap di The 7th Hotel Lampung Bertarif Rp 6,5 Juta

06 November 2015 | 8:58 AM WIB Last Updated 2015-11-07T01:59:05Z
Presidential Suite Room The 7th Hotel Lampung. (skyscrapercity)

LAMPUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan lagi di Lampung. Kali ini, Jokowi didampingi sang istri, Iriana, dijadwalkan menjelajahi Bumi Ruwa Jurai selama dua hari, mulai Jumat sore hingga Sabtu (6-7/11/2015).

Berdasarkan rundown kegiatan selama di Lampung, Jokowi akan menginap di The 7th Hotel & Convention Center Lampung, Jalan Rasuna Said No 18, Bandar Lampung.

Berdasarkan penelusuran, hotel bintang empat yang baru diresmikan penggunannya pada Mei 2015 itu, memiliki beberapa kelas kamar hotel. Untuk kelas suite, yang paling tinggi adalah Presidential Suite.

Berapa tarif per malam menginap di kamar Presidential Suite itu? Informasi yang diperoleh tarifnya adalah Rp 6,5 juta.

Bagian reservasi The 7Th Hotel yang dihubungi pada Kamis (5/11) malam mengatakan, semua kamar suite sudah reserved pada 7 hingga 8 November 2015. 

"Maaf, untuk kelas suite tidak ada lagi yang kosong," katanya.

Dari pantauan di The 7th Hotel, sejumlah personel TNI dan Polri sudah melakukan sterilisasi. Pengamanan ketat dilakukan oleh aparat gabungan pukul 08.00 WIB. Sementara di Jalan Rasuna Said dan sekitarnya, terlihat petugas kepolisian mulai berjaga.

Apel kesiapan Pasukan Pengamanan Presiden sendiri sudah dilakukan pagi harinya. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Joko P Putranto memimpin apel gabungan di Lapangan Saburai dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Jokowi.

Joko mengatakan, pasukan harus dapat berkoordinasi dan bekerja sama agar pelaksanaan kunker Presiden dapat berjalan lancar, seperti dilansir Tribunlampung.

"Melalui apel gelar pasukan ini, semua dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun upaya dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunker Presiden di Lampung," kata Joko. (*)