![]() |
| (Foto: Digitaltrends) |
LAMPUNG ONLINE – Hidup
dalam gravitasi nol, tentu jauh berbeda bila dibandingkan dengan hidup
di Bumi. Penghuni Bumi bukan hanya bisa berjalan dan melompat tanpa
takut mengambang ke luar angkasa, tetapi juga bisa meminum kopi dengan
nyaman.
Astronot
di International Space Station (ISS) tidak memiliki kenikmatan itu
ketika sedang meminum kopi. Ketika meminum kopi, mereka menggunakan
sedotan, yang menarik cairan dari wadah tertutup.
Pengalaman
memimun kopi tersebut berkurang berkat cangkir yang dicetak menggunakan
printer 3D untuk membantu study perilaku cairan dalam microgravitasi
Badan Antariksa Amerika Serikat NASA.
Sebagaimana
dilaporkan Digital Trends, ide untuk mempelajari kopi dan konsumsi
cairan lain di luar angkasa muncul setelah astronot Italia European
Space Agency Samantha Cristoforetti menerima mesin espresso.
Selain
itu, dirinya berkesempatan untuk belajar aliran kapiler, penahanan
cairan, dan dinamika cairan pada gravitasi rendah, seperti dilansir
dari Okezone pada, Jumat (4/12/2015).
Tim
peneliti telah dibuat oleh NASA dan mereka memiliki pekerjaan untuk
merancang enam cangkir polimer yang berbeda untuk digunakan di stasiun
luar angkasa. Lima dari cangkir diisi 150ml, sedangkan yang keenam, yang
terkecil, diisi dengan cairan 60 ml, yang dirancang khusus espresso.
Cangkir
dibentuk dengan lipatan untuk menahan minuman di tempat, sehingga itu
tidak akan tumpah. Hal ini juga membuat cairan stabil, bahkan ketika
astronot membalik atau melempar cangkir.
Meskipun
lipatan itu berisi cairan, lipatan itu memiliki tujuan ganda, yakni
memungkinkan cairan untuk bergerak keluar dari gelas melalui tegangan
ketika astronot ingin meminumnya. Kondisi basah dan geometri khusus
cangkir itu membuat tekanan kapiler mendorong cairan itu menuju
peminum,” kata professor teknik mesin Portland State University Mark
Weslogel.
Astronot,
sambungnya, bisa menghabiskan cangkir dalam satu tegukan panjang atau
menyeruputnya sama seperti yang dilakukan di Bumi. Astronot Jepang
Kimiya Yui dan astronot NASA Scott Kelly dan Kjell Lindgren telah
menggunakan cangkir untuk minum minuman panas dan hangat. (*)
